Ticker

6/recent/ticker-posts

KERUKUNAN ATAU KEHANCURAN DIMULAI DARI HAL KECIL!!, LDII Mimika Guncang Kesadaran Publik Untuk Saatnya Bangkit, Bersatu, dan Menjaga Indonesia Raya



TCM TIMIKA., - Di tengah derasnya arus informasi, perbedaan pandangan, dan dinamika sosial yang kian tajam, suara tentang pentingnya kerukunan kembali digaungkan dengan lantang dari Kabupaten Mimika Regency. Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) setempat menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar slogan seremonial namun melainkan fondasi utama keberlangsungan bangsa.


Kerukunan bukan pilihan. Ia adalah keharusan. Tanpa kerukunan, perbedaan berubah menjadi perpecahan. Tanpa kesadaran bersama, keberagaman bisa menjelma ancaman. Inilah pesan kuat yang terus digaungkan LDII Mimika melalui penerapan nyata 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari.(25/02/26)


Hal sederhana seperti menata sandal dengan rapi menghadap keluar saat memasuki masjid, aula, maupun rumah bukanlah perkara sepele. Di situlah disiplin dilatih. Di situlah kepedulian dibentuk. Di situlah rasa hormat kepada sesama ditanamkan. Dari kebiasaan kecil, lahir mental besar.


Ketua DPD LDII Mimika menegaskan bahwa karakter luhur harus hidup dalam tindakan, bukan berhenti di wacana. Evaluasi dilakukan setiap hari. Generasi muda dibimbing untuk berani mengakui kekurangan, memperbaiki diri, dan tumbuh menjadi pribadi yang kuat secara moral serta matang secara sosial.


Lebih dari itu, berbagai kegiatan pembinaan dan social experiment digelar untuk mengasah kepekaan sosial. Generasi penerus tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh menghadapi perubahan zaman dan bijak menyikapi perbedaan budaya, suku, maupun pandangan.


Pesannya jelas dan tegas bahwa Indonesia tidak dibangun oleh ego, tetapi oleh empati. Tidak ditegakkan oleh amarah, tetapi oleh akhlak. Tidak dipersatukan oleh keseragaman, tetapi oleh kesadaran untuk hidup rukun dalam keberagaman.


Kini saatnya seluruh elemen masyarakat membuka mata dan hati. Kerukunan harus diperjuangkan, dijaga, dan diwariskan. Jika kita ingin masa depan yang damai, maka pembinaan karakter dan kesadaran hidup harmonis harus dimulai hari ini yang dimulai dari rumah, dari komunitas serta dari diri sendiri.


Karena bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang maju teknologinya, tetapi bangsa yang kokoh persatuannya. Dan persatuan hanya lahir dari kerukunan yang dijaga dengan kesungguhan.


Tcm Muslimin/Tcm Resky