Tcm Pedan., Ramadan 1447 H/2026 M - Gelombang semangat perubahan menggema dari Masjid Nurul Huda, Dukuh Tandan, Desa Troketon, Pedan. Sebanyak 70 pemuda dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Kecamatan Pedan berkumpul dalam konsolidasi akbar Ramadan 1447 H pada 24 Februari 2026.
Bukan sekadar buka puasa bersama, kegiatan ini menjadi panggung peneguhan integritas, soliditas, dan militansi dakwah generasi muda. Di tengah derasnya arus digital yang kian liar dan tanpa batas, Pemuda LDII Pedan tampil dengan satu pesan tegas tetap berpengaruh, bukan terpengaruh.
Ketua Pemuda LDII Pedan, Arisda Kelana, dalam pidatonya yang berapi-api namun terarah, menegaskan bahwa generasi muda hari ini berada di medan perjuangan yang berbeda dan bukan lagi sekadar fisik, melainkan ideologi, moralitas, dan karakter.
“Kita adalah generasi yang hidup di tengah badai digital. Jika iman lemah dan ilmu dangkal, kita akan hanyut. Karena itu, perkuat iman, tajamkan ilmu, dan rapatkan barisan,” tegasnya lantang.
Nada yang sama ditegaskan Ketua PC LDII Pedan, Suwarto. Ia secara lugas dan memperingatkan bahaya laten algoritma media sosial yang dapat menjerumuskan generasi muda ke jurang degradasi moral.
“Satu klik bisa menentukan masa depan. Sekali terjerat, sistem akan terus menarik kita ke dalam lingkaran konten negatif. Pemuda LDII harus cerdas, disiplin, dan punya benteng diri,” ujarnya tajam.
Konsolidasi ini bukan sekadar seremonial Ramadhan. Ia menjadi deklarasi moral, bahwa pemuda LDII Pedan siap berdiri di garda terdepan menjaga akhlak, memperkuat ukhuwah, dan mengawal estafet perjuangan organisasi.
Kegiatan semakin khidmat saat tausiyah disampaikan Sriwidodo, Dewan Penasehat PAC LDII Troketon. Pesannya menggugah dan menampar kesadaran kolektif peserta.
“Kalau bukan kita yang menjaga generasi ini, siapa lagi? Kalau bukan sekarang kita bergerak, kapan lagi?” serunya penuh keyakinan.
Buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah menjadi penutup yang sarat makna namun mengikat bukan hanya dalam kebersamaan fisik, tetapi juga dalam satu visi besar untuk selalu membangun generasi religius, berintegritas, dan tahan guncangan zaman.
Ramadhan 1447 H di Pedan bukan sekadar bulan ibadah. Ia menjelma menjadi momentum kebangkitan agar Pemuda LDII Pedan selalu mengirim pesan yang kuat, solid, siap, dan tidak akan mundur menghadapi tantangan era digital.
Tcm Rizal PM/Tcm Sdj