TCM BATANG KUIS., - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mencatat sejarah baru dalam tata kelola birokrasi. Sebanyak 37 pejabat terbaik dari berbagai daerah hingga kementerian saling beradu kompetensi dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk mengisi 16 kursi strategis, Senin (22/12/2025).
Seleksi akbar yang digelar di Wings Hotel Kualanamu ini disebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Pemkab Deli Serdang, sekaligus menjadi ujian serius komitmen reformasi birokrasi di daerah.
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, tampil tegas dan blak-blakan. Ia memastikan proses seleksi berlangsung bersih, objektif, dan bebas dari praktik kotor yang selama ini menjadi momok birokrasi.
“Tidak ada bayar-bayar, tidak ada titip-menitip. Siapa yang terbaik, dialah yang akan memimpin. Kami ingin Deli Serdang dibangun oleh orang-orang berintegritas, bukan hasil transaksi,” tegas Bupati di hadapan peserta.
Menurut Bupati, seleksi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan pertarungan kualitas, integritas, dan visi kepemimpinan. Para peserta ditantang membuktikan diri sebagai sosok profesional, kreatif, inovatif, loyal, dan mampu bekerja di bawah tekanan.
Meski hanya 16 peserta yang akan lolos, Bupati menegaskan seluruh hasil seleksi akan masuk dalam manajemen talenta daerah sebagai peta besar pembinaan karier aparatur ke depan.
“Ini adalah ajang pembuktian diri. Dari 37 peserta, kami berharap lahir 16 pemimpin perangkat daerah yang mampu membawa Deli Serdang menuju pemerintahan yang bersih, profesional, dan dipercaya publik,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Deli Serdang, Rudi Akmal Tambunan, ST, menjelaskan bahwa seleksi terbuka ini dilaksanakan sesuai aturan dan mendapat restu penuh dari pemerintah pusat.
Seleksi ini mengacu pada:
Surat Bupati Deli Serdang, No.800.1.3.3/6363 tertanggal 28 November 2025
Rekomendasi Kepala BKN No.30522/R-AK.02.03/SD/K/2025 tertanggal 4 Desember 2025
Pengumuman Panitia Seleksi No.066 dan No.067/PANSEL-JPTP/DS/2025
Dari seluruh pendaftar, 37 peserta dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi ketat yang meliputi:
Penilaian rekam jejak, Uji kompetensi manajerial dan sosiokultural
Uji kompetensi teknis melalui penulisan makalah dan wawancara
Uji kompetensi manajerial dan sosiokultural digelar pada 22–23 Desember 2025, sementara seleksi teknis akan menjadi penentu akhir siapa yang layak menduduki kursi elite birokrasi Deli Serdang.
Seleksi ini kini menjadi sorotan publik, sekaligus pertaruhan besar Pemkab Deli Serdang: apakah reformasi birokrasi benar-benar dijalankan, atau sekadar jargon?
Tcm Rs/Tcm Sdj