Ticker

6/recent/ticker-posts

Ramadhan Menggema di Mimika!!! LDII Tancap Gas Cetak Generasi Tangguh Lewat Pembinaan Berjenjang Tanpa Kompromi



TCM TIMIKA.,- Ramadan 1447 Hijriah bukan sekadar bulan ibadah di Mimika. Ia menjelma menjadi momentum konsolidasi iman, penguatan akhlak, dan penegasan komitmen dakwah. Di Masjid Miftahul Huda, ratusan warga memadati pengajian umum PC LDII Distrik Mimika Baru, Minggu (22/2/2026), dalam suasana yang khidmat sekaligus penuh energi spiritual.


Pengajian yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu menghadirkan materi berbobot, kajian Al-Qur’an lengkap dengan makna dan penjelasan mendalam, pendalaman Al-Hadits, serta nasihat agama yang tajam dan menggugah. Bukan sekadar rutinitas, kegiatan ini menjadi simbol keseriusan membangun umat secara sistematis dan terukur.


Ketua PC LDII Mimika Baru, Achmadun, menegaskan bahwa Ramadan adalah titik tolak penguatan karakter.
“Ini bukan hanya pengajian biasa. Ini bagian dari pembinaan berjenjang yang konsisten kami jalankan. Dari tingkat kelurahan hingga kabupaten, semua bergerak. Tujuannya satu yaitu membangun umat yang paham agama secara utuh dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.


Sebagai bagian dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), pola pembinaan diterapkan secara terstruktur. Di tingkat PAC, pengajian digelar dua kali sepekan. Di tingkat DPD, satu kali setiap bulan. Ritme ini bukan kebetulan ia adalah strategi. Strategi membangun ketahanan spiritual dari akar rumput hingga kepemimpinan daerah, tak berhenti di situ, LDII Mimika Baru juga menggarap serius pembinaan generasi muda lewat program “Cabe Rawit”. Anak usia prasekolah hingga sekolah dasar ditempa sejak dini yang bukan hanya diajari membaca, tetapi dibentuk akhlaknya, ditanamkan adabnya, dan dikuatkan fondasi imannya.



Segmentasi jamaah pun diatur rapi dan disiplin agar pengajian remaja-pemuda, usia mandiri, ibu-ibu, putri-putri, hingga lansia. Semua mendapat ruang. Semua mendapat pembinaan. Tidak ada yang tertinggal.


Ramadhan di Mimika kini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia menjadi panggung pembuktian bahwa pembinaan yang konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan mampu melahirkan lingkungan religius yang kokoh, harmonis, dan berkelas.


LDII Mimika Baru mengirim pesan tegas untuk membangun generasi unggul tidak bisa setengah-setengah. Harus berjenjang. Harus berkelanjutan. Dan harus dimulai sekarang.


Tcm Muslimin/Tcm Raja