TCM GOWA.,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa tak lagi menunggu laporan di balik meja. Di bawah kepemimpinan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, langkah konkret dan menyentuh langsung akar persoalan kemiskinan ekstrem kembali ditunjukkan melalui kunjungan lapangan ke rumah Keluarga Miskin Ekstrem (KME), Kamis (8/1).
Bupati perempuan pertama di Gowa itu turun langsung menyisir tiga titik krusial, yakni rumah Gassing Daeng Leo dan Sangkala Jowa di Kecamatan Bajeng Barat, serta Baco Daeng Maling di Kecamatan Bontonompo Selatan. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan intervensi nyata negara hadir di tengah rakyat paling rentan.
“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Baznas akan memberikan bantuan rumah layak huni kepada Bapak Gassing Daeng Leo dan Baco Daeng Maling,” tegas Bupati Husniah di hadapan warga.
Tak berhenti pada perbaikan hunian, Pemkab Gowa melakukan pendekatan komprehensif untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem. Sejumlah bantuan strategis digelontorkan, mulai dari:
Bantuan sembako,
Peralatan dapur,
Modal usaha dan etalase warung,
Bantuan ternak,
Hingga jaminan pelayanan kesehatan oleh Puskesmas serta pendampingan pendidikan bagi anak-anak KME.
Langkah ini menegaskan bahwa Pemkab Gowa tidak sekadar memberi “ikan”, tetapi juga memberikan kail dan memastikan keberlanjutan hidup keluarga penerima manfaat.
“Kami akan terus melakukan intervensi secara berkelanjutan agar target menekan angka miskin ekstrem di Gowa bisa segera terwujud,” ujar Bupati dengan nada optimistis.
Bukti Nyata, Bedah Rumah yang Telah Tuntas Dicek Langsung
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa juga mengecek langsung hasil bedah rumah milik Keluarga Sangkala Jowa, memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata. Pada kesempatan itu pula, bantuan sembako kembali disalurkan, hasil kolaborasi ASN Pemkab Gowa bersama Baznas.
Rasa haru dan syukur tak bisa disembunyikan para penerima manfaat. Nurinah, anak dari Gassing Daeng Leo, mengaku terkejut sekaligus bahagia atas perhatian yang diberikan pemerintah.
“Alhamdulillah, saya tidak bisa berkata apa-apa selain bersyukur dan berterima kasih. Bantuan yang diberikan sangat banyak dan Insya Allah sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga,” ungkapnya lirih.
Hal senada disampaikan Baco Daeng Maling, yang sehari-hari hanya menggantungkan hidup dari menjual jala ikan.
“Alhamdulillah, bantuan rumah layak huni dan ternak bebek ini sangat berarti bagi kami. Ini benar-benar mengubah hidup,” tuturnya.
Kolaborasi Kuat, Pemerintah Bergerak Bersama
Kunjungan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Gowa Fajaruddin, Sekdis Sosial, Sekdis Perkimtan, Camat Bajeng Barat, Camat Bontonompo Selatan, Baznas Gowa, Sahabat Lacak, serta sejumlah perwakilan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Langkah cepat, intervensi nyata, dan keberpihakan jelas kepada rakyat kecil menjadikan program penanganan kemiskinan ekstrem di Gowa bukan sekadar jargon, melainkan gerakan nyata menuju keadilan sosial dan kesejahteraan merata.
Tcm Sdj/Tcm Raja