TCM BANTAENG.,- Pemerintah Kabupaten Bantaeng menegaskan arah baru pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga. Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin (Uji Nurdin) secara resmi membuka kembali Kolam Renang Andi Pawiloi Be’lang, Senin, 12 Januari 2026, menandai kebangkitan salah satu ikon olahraga akuatik kebanggaan daerah.
Re-opening kolam renang tersebut tidak sekadar seremoni. Pemerintah menghadirkan eksebisi lomba renang antar sekolah se-Kabupaten Bantaeng, sebagai pesan tegas bahwa fasilitas publik harus hidup, produktif, dan melahirkan prestasi.
Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda Bantaeng, mantan Bupati Bantaeng dua periode Prof. Nurdin Abdullah, Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. M. Husni Hidayat Muchlis, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng Bambang Supriyono, perwakilan Kejaksaan Negeri Bantaeng Andi Reza Pahlevi, Anggota DPRD Bantaeng Andi Nurhayati, serta Ketua KONI Bantaeng H. Tasrif Labandu.
Dalam pernyataannya, Bupati Uji Nurdin menegaskan bahwa rehabilitasi Kolam Renang Andi Pawiloi merupakan keputusan strategis, bukan proyek simbolik.
“Kolam renang ini bukan hanya tempat berenang. Ini ruang pembinaan karakter, kesehatan, dan prestasi. Pemerintah hadir memastikan fasilitas publik benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Uji Nurdin.
Ia menambahkan, kehadiran kembali Kolam Renang Pawiloi diharapkan menjadi pusat pembinaan olahraga akuatik, sekaligus ruang rekreasi yang sehat dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Bantaeng.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bantaeng, Abdullah, menjelaskan bahwa kolam renang tersebut kembali difungsikan setelah menjalani proses perbaikan selama kurang lebih 70 hari.
“Renovasi dilakukan menyeluruh untuk meningkatkan standar kenyamanan dan keamanan, baik bagi atlet, pelajar, maupun masyarakat umum,” ujarnya.
Sebagai bentuk keberpihakan terhadap akses publik, pengelola menetapkan tarif masuk Rp7.000 untuk anak-anak dan Rp10.000 untuk dewasa. Bahkan, pada periode 12–18 Januari 2026, anak-anak digratiskan, sebagai langkah mendorong budaya olahraga sejak usia dini.
Re-opening Kolam Renang Andi Pawiloi menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng tidak bermain di zona nyaman. Di bawah kepemimpinan Uji Nurdin, fasilitas publik bukan sekadar dibangun, tetapi dihidupkan, diarahkan, dan dipaksa memberi dampak nyata bagi kualitas sumber daya manusia.
Tcm Raja/Tcm Ridho