Ticker

6/recent/ticker-posts

Muh. Fathul Fauzy Nurdin Gaspol 2026 Target Kinerja Digenjot, Fakta Integritas Diteken Dan Tak Ada Lagi Ruang untuk OPD Setengah Hati




TCM BANTAENG., - Pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi menancapkan standar baru kinerja birokrasi. Dipimpin langsung oleh Muh. Fathul Fauzy Nurdin, Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Kepala Perangkat Daerah Tahun 2026 digelar tegas dan penuh penekanan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (23/2/2026).


Momentum ini bukan sekadar agenda tahunan. Tahun ini, pesannya jelas: target dinaikkan, komitmen diperkeras, kinerja tak boleh stagnan.
Dalam laporannya, Kepala Bagian Organisasi Setda Bantaeng, Haryadi, menegaskan bahwa perjanjian kinerja adalah dokumen strategis yang memuat penugasan konkret dari pimpinan kepada jajaran di bawahnya, lengkap dengan indikator terukur dan target capaian yang tidak bisa ditawar.


Artinya, setiap kepala OPD kini terikat pada janji kinerja yang jelas, transparan, dan bisa dievaluasi.
Penandatanganan dilakukan secara simbolis oleh Bupati kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Abdul Wahab, Inspektur Daerah Muh. Rivai Nur, serta Kepala BKPSDM Muh. Arief  menjadi penanda dimulainya babak baru disiplin birokrasi 2026.



Dalam sambutannya yang lugas dan tanpa basa-basi, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menegaskan bahwa 2026 bukan tahun biasa.
“Target kita meningkat karena harapan masyarakat juga semakin besar. Meskipun dalam situasi efisiensi anggaran, kinerja kita harus tetap ditingkatkan,” tegasnya.
Ia tidak menutup mata. Dalam evaluasi satu tahun terakhir, ada kepala OPD yang dinilai menunjukkan performa luar biasa.
Namun, ada pula yang dinilai masih harus berbenah. Pesan ini menjadi sinyal keras di era zona nyaman telah berakhir.


Bupati menekankan, pakta integritas bukan sekadar tanda tangan formalitas. Ini adalah kontrak moral dan administratif untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, bersih, transparan, dan akuntabel.


Dengan efisiensi anggaran yang menjadi tantangan nasional, Pemerintah Kabupaten Bantaeng justru memilih menaikkan standar. Langkah ini dinilai sebagai keberanian politik dan administratif dalam memastikan roda pembangunan tetap berputar optimal.


Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, turut menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah. Menurutnya, target tinggi tidak akan tercapai tanpa sinergi dan soliditas antar-OPD.
“Tidak ada lagi kerja sektoral.
Semua harus bergerak dalam satu irama pembangunan,” pesannya.


Dengan dihadiri para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, Staf Ahli, para Camat, hingga Kepala Bagian lingkup Setda, kegiatan ini menegaskan satu arah kebijakan: 2026 adalah tahun akselerasi dan pembuktian.



Pemerintah Kabupaten Bantaeng memastikan setiap program bukan hanya berjalan di atas kertas, tetapi memberi dampak nyata bagi masyarakat.


Di bawah kepemimpinan Bupati Fathul Fauzy Nurdin, pesan yang mengemuka hari itu jelas dan menggigit dengan siap kerja maksimal atau tersingkir oleh evaluasi dan tidak ada kompromi untuk kinerja biasa-biasa saja.


Tcm Suarni/Tcm Rifai