Ticker

6/recent/ticker-posts

"HUT ke-81 TNI" Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Tegaskan Profesionalisme, Modernisasi, dan Kekuatan Bersama Rakyat



TCM PEKANBARU., - Lapangan Kantor Gubernur Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, bergema oleh semangat prajurit TNI saat Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senin (5/10/2026).

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M. selaku Inspektur Upacara. Komandan Upacara dipercayakan kepada Danyonif TP 851/BBC Letkol Inf Lalu Pardede Ghita Prahara.

Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Upacara tersebut dihadiri Plt. Gubernur Riau Ir. SF Hariyanto, Ketua DPRD Provinsi Riau, Wakapolda Riau Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si., Kajati Riau, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, jajaran pejabat Kodam XIX/Tuanku Tambusai, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, veteran, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian upacara berlangsung khidmat. Diawali penghormatan pasukan dan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, kegiatan dilanjutkan dengan masuknya lambang-lambang kesatuan, mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga hingga pembacaan amanat Panglima TNI.



Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan buah dari dedikasi dan pengabdian seluruh prajurit serta ASN TNI kepada bangsa dan negara.

“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” tegas Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan Kasdam XIX/Tuanku Tambusai.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kepercayaan rakyat bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dijawab melalui kerja nyata, profesionalisme, disiplin, dan kesiapsiagaan prajurit dalam menjalankan tugas.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya budaya kerja PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Budaya kerja tersebut menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat kesiapan satuan, sekaligus menjawab dinamika dan tantangan strategis yang terus berkembang.

Semangat tersebut tercermin dari keterlibatan berbagai unsur TNI dan Polri dalam upacara, mulai dari perwira menengah, perwira pertama, Polisi Militer, Brigif TP 89/GG, Yonif 132/Bima Sakti, Yonarhanud 13/PBY, Kikav 6/RBT, Lanal Dumai, Lanud Roesmin Nurjadin, Yonko 462 Kopasgat, Brimob Polda Riau hingga ASN TNI.

Usai upacara, suasana semakin semarak dengan defile pasukan dan parade alat utama sistem senjata (alutsista). Penampilan tersebut menjadi gambaran kesiapan, disiplin, dan profesionalisme prajurit TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.



Peringatan HUT ke-81 TNI di Pekanbaru pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum ini menjadi penegasan kembali bahwa kekuatan TNI bertumpu pada profesionalisme prajurit, kesiapan menghadapi tantangan, modernisasi kemampuan, serta kedekatan dan pengabdian kepada rakyat.

TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.


Tcm Tim/Tcm Raja