Ticker

6/recent/ticker-posts

LDII Mimika dan PERSINAS ASAD Satukan Iman dan Jurus, Cetak Generasi Muda Tangguh



Tcm Timika ., - Bukan sekadar kuat secara fisik, generasi muda juga dituntut memiliki fondasi agama dan karakter yang kokoh. Semangat itulah yang digaungkan pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Distrik Mimika Baru bersama Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD melalui kolaborasi pengajian rutin dan latihan bela diri pencak silat.

Kegiatan yang digelar di Padepokan PERSINAS ASAD, Jalan Ahmad Yani, Timika, Papua Tengah, Senin (5/10/2026) malam, menjadi ruang pembinaan terpadu bagi remaja Masjid Ainil Yaqin di bawah naungan LDII bersama warga PERSINAS ASAD.

Di satu sisi, para peserta memperkuat pemahaman keagamaan melalui pengajian. Di sisi lain, mereka ditempa melalui latihan pencak silat yang menuntut kedisiplinan, ketekunan, keberanian, tanggung jawab, dan sportivitas.

Perpaduan tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan generasi muda terhadap pembinaan yang tidak hanya menyentuh aspek intelektual dan spiritual, tetapi juga membangun kesehatan fisik serta mental.

Pembinaan pencak silat ini merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII dan Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD.



Melalui kerja sama tersebut, warga LDII, termasuk remaja Masjid Ainil Yaqin di Mimika, memperoleh kesempatan mengikuti pembinaan dan pelatihan pencak silat. Program ini menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda dapat terus berjalan hingga ke daerah, meskipun berada jauh dari pusat kegiatan nasional di Jakarta.

Lebih dari sekadar belajar jurus, latihan pencak silat menjadi sarana menempa karakter. Setiap gerakan menuntut konsentrasi, setiap latihan membutuhkan ketekunan, dan setiap proses mengajarkan peserta untuk menghargai disiplin serta mengendalikan diri.

Nilai-nilai tersebut kemudian dipadukan dengan pembinaan keagamaan sehingga para peserta tidak hanya diarahkan menjadi pribadi yang sehat dan terampil, tetapi juga memiliki landasan moral dalam menjalani kehidupan.

Kolaborasi LDII dan PERSINAS ASAD di Mimika pun membawa pesan kuat agar generasi muda yang tangguh tidak cukup hanya memiliki tenaga dan keberanian, tetapi juga membutuhkan iman, akhlak, disiplin, dan kemampuan mengendalikan diri.

Dengan perpaduan pengajian dan pencak silat, kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi muda LDII di Mimika yang kuat secara jasmani, matang secara mental, kokoh dalam nilai keagamaan, serta mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Dari Mimika, pembinaan itu dimulai untuk menguatkan iman, menempa fisik, membentuk karakter, dan menyiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi masa depan.

Tcm Tim/Tcm Sdj