TCM BANTAENG.,- Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng resmi meluncurkan Core Values ASN BerAKHLAK dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung dinamis di Aula Kantor Kemenag Bantaeng, Kamis (20/11/2025).
Momen ini ditandai dengan penyematan pin BerAKHLAK oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, H. Misbah, S.Ag., MA, menandai komitmen baru terhadap standar layanan publik yang lebih kuat dan terukur.
Dalam arahannya, H. Misbah tampil tegas. Ia menyebut nilai-nilai BerAKHLAK bukan sekadar slogan, tetapi “mesin penggerak” aparatur Kemenag untuk menghadirkan pelayanan yang benar-benar terasa manfaatnya di tengah masyarakat.
“Setiap kinerja harus ada bekasnya. ASN Kemenag tidak boleh bekerja tanpa meninggalkan dampak,” tandasnya.
Tujuh Nilai BerAKHLAK Disorot Tajam: ‘Ini Bukan Pajangan, Ini Komitmen’ dalam pemaparannya, H. Misbah mengurai tujuh nilai inti BerAKHLAK dengan pendekatan yang lugas dan penuh penekanan:
Berorientasi Pelayanan: Layanan harus makin cepat, tepat, tanpa mempersulit. PTSP menjadi pedoman wajib.
Akuntabel: ASN wajib menjaga amanah dan tunduk pada regulasi.
Kompeten: Aparatur dituntut terus belajar dan menguasai tupoksi secara profesional.Yaitu..
Harmonis: Organisasi diibaratkan perahu—takkan pernah tiba tujuan jika tidak melaju selaras.
Loyal: Kesetiaan mencakup pimpinan, negara, aturan, hingga misi menjaga kerukunan bangsa.
Adaptif: ASN harus lincah menghadapi perubahan dan dinamika penugasan.
Kolaboratif: Kerja sama menjadi kunci menaklukkan tantangan birokrasi modern.
Program SIAP: Roadmap Baru Kemenag Bantaeng Menuju 2026
Kakan Kemenag yang baru dilantik per 1 November 2025 ini langsung tancap gas dengan memperkenalkan Program Strategis SIAP (Sinergitas, Inovasi, Antisipasi, Peduli) sebagai wajah baru tata kelola layanan di Bantaeng.
1. Sinergitas
Program “Kamis Menyapa” akan digelar serentak di seluruh KUA mulai Januari 2026, menghubungkan Kemenag lebih dekat dengan masyarakat.
2. Inovasi
Akan dibentuk Pusat Pembinaan Taklim dan Tilawah di seluruh kecamatan, menggandeng penyuluh agama sebagai motor penggeraknya.
3. Antisipasi
Memperkuat deteksi dini terhadap potensi persoalan layanan, terutama isu-isu sensitif terkait pernikahan.
4. Peduli
Budaya gotong royong antarunit layanan, madrasah, serta KUA digencarkan agar penyelesaian masalah lebih cepat dan kolaboratif.
Adapun Seruan Tegas untuk Stop Konflik Internal, Bangun Ruang Kerja Bebas ‘Bombe-Bombe’
Di hadapan para pejabat dan peserta Rakor, H. Misbah menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja harmonis, bersih dari konflik maupun friksi internal.
Ia juga menyampaikan empati atas musibah yang menimpa Gedung PLHUT dan berharap percepatan perbaikannya lewat kerja sama lintas sektor.
Rakor HAB ke-80 Disisir Detail, Setiap Seksi Diminta Kerja Nyata dan Rakor ini sekaligus mematangkan persiapan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-80 tingkat Provinsi Sulsel yang dijadwalkan pada 7 Januari 2026.
Setiap seksi diminta memaparkan laporan capaian, kendala, dan langkah kongkret agar HAB berlangsung maksimal.
Rapat dipimpin Kepala Subbag Tata Usaha Sopyan Yasri, S.Ag., M.Sos.I., dan dihadiri unsur pimpinan Kemenag, pengawas, kepala KUA dan madrasah, IPARI, APRI, AGPAI, hingga panitia HAB.
Tcm Suarni/Tcm Rifai