Tcm Makassar., - Kehadiran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bosowa (UNIBOS) Makassar Angkatan 58 di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama penempatan, menandai kuatnya harapan publik terhadap peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di tengah masyarakat.(22/06/2025)
Kelurahan Untia yang dikenal sebagai kawasan pesisir dengan karakter sosial yang kuat, mendadak dipenuhi aktivitas kolaboratif. Mahasiswa KKN tidak hanya datang membawa program kerja, tetapi juga langsung menyatu dengan kehidupan warga. Kerja bakti kebersihan lingkungan, edukasi sosial, hingga penanaman mangrove di wilayah pesisir menjadi bukti konkret keterlibatan mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Lurah Untia, Mulyadi, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN UNIBOS memberikan dampak positif yang nyata. Menurutnya, warga merasa terbantu dan dihargai karena mahasiswa hadir tidak sebatas menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi.
“Warga sangat antusias. Mereka ikut terlibat langsung dalam setiap kegiatan. Mahasiswa bukan hanya bekerja, tapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujar Mulyadi.
Lebih lanjut, ia menilai program KKN ini mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian wilayah pesisir.
Penanaman mangrove yang dilakukan bersama warga dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga ekosistem sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya lingkungan berkelanjutan.
Dukungan juga datang dari aparat pemerintah setempat, mulai dari tingkat RT, RW, hingga kecamatan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat membuat pelaksanaan KKN berjalan kondusif, aman, dan efektif.
Pemerintah kelurahan menilai pola kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar kegiatan akademik mahasiswa benar-benar memberi dampak sosial jangka panjang.
Di sisi lain, masyarakat Kelurahan Untia mengaku senang dengan kehadiran mahasiswa yang aktif dan komunikatif. Warga berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya pada masa KKN, tetapi dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat pesisir.
Program KKN UNIBOS di Kelurahan Untia menjadi gambaran bahwa peran mahasiswa masih sangat relevan dalam menjawab persoalan sosial di tingkat akar rumput. Di tengah berbagai tantangan sosial dan lingkungan, kehadiran mahasiswa yang terjun langsung ke masyarakat menjadi simbol harapan sekaligus penggerak perubahan.
Melalui KKN ini, Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Tcm Ridho/Tcm Bintang