Ticker

6/recent/ticker-posts

LDII Wania Gaspol Siapkan Generasi Nikah Matang, Pengajian Pranikah Digelar Serius dan Berjenjang



Tcm Timika, Papua Tengah., - Di tengah derasnya arus pergaulan bebas dan krisis kesiapan generasi muda memasuki kehidupan berumah tangga, Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Distrik Wania mengambil langkah tegas dan terukur. Melalui Pengajian Pranikah, LDII Wania membekali generasi muda usia pranikah dengan fondasi agama yang kuat dan berkelanjutan.


Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung Serbaguna DKM Miftahul Huda, Jalan Hasanudin, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Kota Timika, Papua Tengah, Rabu (28/1/26) malam. Puluhan generasi muda LDII tampak antusias mengikuti rangkaian pembinaan yang dirancang serius, sistematis, dan berorientasi jangka panjang.


Materi yang disampaikan tidak sekadar normatif, tetapi menyentuh aspek fundamental kehidupan rumah tangga. Mulai dari pengajian Al-Qur’an beserta makna dan keterangannya, pengajian Al-Hadis, hingga nasihat agama yang menitikberatkan pada kesiapan mental, spiritual, dan tanggung jawab menuju pernikahan.


Ketua PC LDII Wania, Chusnul Rofiq, menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan komitmen organisasi yang dijalankan secara konsisten dan berjenjang.
“Alhamdulillah, LDII rutin melaksanakan pembinaan di setiap tingkatan usia. Dimulai dari usia PAUD caberawit yang dilaksanakan setiap sore di Masjid Miftahul Huda, kemudian praremaja, remaja, hingga usia nikah yang dibina secara rutin dua kali dalam sepekan,” ujarnya.


Menurut Chusnul, pengajian pranikah bukan sekadar forum pengajian, tetapi menjadi instrumen strategis untuk mencetak generasi yang matang sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, sehingga mampu membangun keluarga yang kokoh dan berdaya tahan.


Ia berharap, melalui kegiatan ini, generasi penerus LDII tidak hanya terhindar dari pengaruh negatif zaman, tetapi juga mampu melanjutkan estafet dakwah dan pembinaan dengan berbagai kegiatan positif.
“Pengajian pranikah ini diharapkan menjadi wadah bagi remaja LDII untuk menjalin keakraban, kebersamaan, dan silaturahim, sekaligus mempersiapkan diri menuju pernikahan yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” tuturnya.


Dengan pola pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan, LDII Wania menegaskan posisinya sebagai organisasi yang tidak hanya berdakwah secara lisan, tetapi juga hadir nyata membentuk karakter dan masa depan generasi muda, khususnya di Papua Tengah.


Tcm Muslimin/Tcm Raja