Ticker

6/recent/ticker-posts

Tak Sekadar Listrik, PLN Bantaeng Guncang Panggung Sosial, 379 Alquran dan Iqra Disalurkan, Literasi Qurani Diperkuat hingga Akar Rumput



TCM BANTAENG., — PT PLN (Persero) kembali menunjukkan wajah lain dari peran strategisnya. Tak hanya menjadi tulang punggung kelistrikan nasional, PLN kini turun langsung ke jantung pembinaan generasi. Melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bantaeng di bawah UP3 Bulukumba, PLN menyalurkan 379 Alquran dan buku Iqra ke sejumlah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kabupaten Bantaeng.


Bantuan masif tersebut terdiri atas 164 mushaf Alquran dan 215 buku Iqra, menyasar TPA yang selama ini bergelut dengan keterbatasan sarana pembelajaran. Langkah ini menjadi intervensi nyata dalam memperkuat literasi Alquran di tingkat dasar dan ruang krusial pembentukan karakter serta moral generasi masa depan.


Distribusi dilakukan secara terukur dan berbasis data lapangan. Tim PLN ULP Bantaeng memetakan langsung kebutuhan masing-masing TPA, memastikan setiap mushaf yang disalurkan tepat sasaran, tepat guna, dan berdampak nyata bagi santri dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan.


Manager PLN ULP Bantaeng, Asmar, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PLN dalam membangun manusia Indonesia secara menyeluruh.
“PLN tidak hanya bertanggung jawab menjaga pasokan listrik tetap andal, tetapi juga memiliki komitmen moral untuk ikut membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan agama,” tegas Asmar, Sabtu (31/1/2026).



Ia menambahkan, kehadiran Alquran dan Iqra yang memadai di TPA akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berkarakter kuat.
Lebih jauh, kegiatan ini menegaskan pergeseran paradigma peran BUMN dari sekadar penyedia layanan publik menjadi mitra aktif pembangunan sosial dan keagamaan. 


Di Bantaeng, PLN tampil bukan hanya sebagai penyalur energi, tetapi juga penyalur nilai dan harapan adapun di tengah tantangan degradasi moral dan krisis keteladanan, langkah PLN ULP Bantaeng ini menjadi pesan keras bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik, tetapi juga harus ditopang oleh penguatan iman, ilmu, dan akhlak generasi penerus.


Dengan 379 mushaf yang kini berpindah tangan ke para santri, PLN kembali menyalakan cahaya yang bukan hanya di kabel dan gardu, tetapi di hati dan masa depan bangsa. 

Tcm Rifai/Tcm Suarni