TCM KARO.,- Kota Kabanjahe berubah menjadi zona pengamanan maksimal. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara turun penuh ke lapangan, menggelar patroli intensif Operasi Lilin Toba 2025 demi memastikan Natal 2025 berlangsung aman, damai, dan tanpa gangguan sekecil apa pun di Kabupaten Karo, Kamis (25/12/2025).
Sejak pagi hari, pasukan Batalyon A Pelopor Brimob Polda Sumut sudah menyisir titik-titik vital. Dengan perlengkapan tempur lengkap seperti helm kevlar, rompi antipeluru, senjata organik, hingga amunisi sesuai SOP, Brimob menunjukkan keseriusan negara dalam mengawal hari besar keagamaan umat Kristiani.
Patroli pengamanan dipimpin langsung oleh Danton Subsatgas PRC Ops Lilin Toba Polres Tanah Karo, IPDA Franki Fernando Hotlian Hutagalung, S.H., M.H., dengan call sign DOMPAK 7.10.3. Delapan personel elit Brimob diterjunkan menggunakan empat unit sepeda motor dinas untuk menjangkau seluruh pusat aktivitas masyarakat secara cepat dan efektif.
Sasaran pengamanan tidak main-main. Terminal Kabanjahe, Pusat Pasar Kabanjahe, hingga deretan gereja besar seperti GBKP Tiga Baru, GBKP Simpang Enam, GBKP Runggun Asrama Kodim, GBKP Majelis/Runggun Bambu Runcing, HKBP Parompuan Kabanjahe, serta Gereja Katolik Paroki St. Petrus & Paulus menjadi fokus utama pengamanan.
Tak hanya rumah ibadah, kawasan keramaian publik seperti Jambur Rudang Mayang juga disisir ketat untuk memastikan tidak ada potensi gangguan kamtibmas yang lolos dari pantauan aparat.
Kehadiran Brimob bersenjata lengkap di tengah masyarakat sontak memberi rasa aman. Jemaat gereja dan warga menyambut positif patroli tersebut, merasa terlindungi saat menjalankan ibadah Natal dan aktivitas sosial.
Dengan pendekatan humanis namun tegas, Brimob tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga simbol kehadiran negara di tengah masyarakat. Operasi Lilin Toba 2025 menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak memberi ruang bagi ancaman apa pun yang dapat mengganggu kedamaian Natal.
Tcm Bintang/Tcm Suaib