Ticker

6/recent/ticker-posts

Jelang Munas X, LDII Sambangi Muhammadiyah, Konsolidasi Ormas Islam Hadapi Tantangan Bangsa




Tcm Jakarta.,  - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII melakukan kunjungan strategis ke kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Pertemuan dua ormas Islam besar ini menegaskan komitmen bersama memperkuat konsolidasi umat di tengah kompleksitas persoalan kebangsaan.


Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan, silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari etika berorganisasi dan tanggung jawab moral ormas Islam dalam menjaga persatuan nasional.
“Dalam momentum formal seperti munas, kami merasa perlu berdiskusi dengan ormas-ormas Islam besar. Sebagai sesama muslim, kita memikul tanggung jawab bersama membangun bangsa dan negara,” ujar KH Chriswanto, Selasa (13/1/2026).



Menurutnya, tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia saat ini tidak mungkin diselesaikan oleh satu pihak saja. Peran pemerintah harus diperkuat melalui dukungan ormas keagamaan agar solusi yang lahir bersifat inklusif dan berkelanjutan.
“Indonesia dibangun di atas perbedaan. Perbedaan itu bukan hambatan, tetapi kekuatan yang harus disinergikan. Tidak ada satu ormas pun yang bisa berjalan sendiri,” tegasnya.


KH Chriswanto juga menekankan pentingnya komunikasi antarlembaga agar kelebihan masing-masing ormas dapat saling melengkapi, sekaligus meminimalkan potensi kekurangan. Ia berharap kerja sama LDII dan Muhammadiyah tidak berhenti pada momentum Munas X, tetapi berkembang dalam kerja-kerja konkret di berbagai bidang strategis.
“Kami sebagai saudara yang lebih muda banyak belajar, terutama dalam pengelolaan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga aset. Banyak hal yang selama ini kami tiru karena kesamaan nilai. Silaturahmi ini adalah bagian dari proses belajar untuk menjadi lebih baik,” katanya.



Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tabligh, Dakwah Komunitas, Kepesantrenan, serta Pembinaan Haji dan Umrah, KH Saad Ibrahim, menyambut positif kunjungan jajaran DPP LDII. Ia menilai pertemuan tersebut mencerminkan kedewasaan ormas Islam dalam merespons dinamika umat dan bangsa.
“Kita saling belajar, saling melihat sisi positif masing-masing, lalu menjadikannya kekuatan bersama. Inilah esensi ukhuwah,” ujar KH Saad.


Ia menegaskan bahwa kebersamaan antarlembaga keislaman telah lama terbangun, tidak hanya secara struktural, tetapi juga secara nilai dan visi.
“Kebersamaan itu bukan sekadar bertemu. Bahkan ketika tidak bertemu, secara batin kita sudah menyatu. Ini harus menjadi cara pandang kita dalam berormas,” ucapnya.
KH Saad juga mendoakan agar pelaksanaan Munas X LDII 2026 berjalan lancar dan sukses, serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis bagi kemaslahatan umat dan bangsa.



Audiensi ini menegaskan pesan kuat bahwa sinergi lintas ormas Islam bukan hanya kebutuhan internal umat, tetapi juga faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan nasional, dan mendukung pembangunan Indonesia di tengah tantangan global.


Tcm Muslimin/Tcm Raja