TCM GOWA.,– Gaung perubahan kembali mengguncang Kabupaten Gowa. Melalui program “One Day One District”, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Darmawangsyah Muin turun langsung ke tengah masyarakat, membawa bantuan sekaligus mengakselerasi pembangunan di Kecamatan Pattallassang dan Kecamatan Bontomarannu, Jumat (6/3/26).
Langkah ini menjadi pesan keras bahwa kepemimpinan di Gowa tidak berjalan dari balik meja birokrasi. Pemerintah daerah memilih hadir langsung di tengah rakyat, memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Husniah menegaskan bahwa kekuatan pembangunan daerah terletak pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Terima kasih atas sambutan hangat masyarakat. Walaupun cuaca kurang bersahabat, semangat kebersamaan ini membuktikan bahwa jika pemerintah dan rakyat berjalan seiring, maka pembangunan akan jauh lebih cepat terwujud,” tegasnya.
Tidak berhenti pada komitmen, pemerintah daerah langsung mengeksekusi sejumlah proyek infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat. Di wilayah Pattallassang, beberapa proyek strategis tengah didorong, di antaranya peningkatan ruas jalan Moncongloe di Desa Paccelekang sepanjang 500 meter, peningkatan ruas Poros Kesdam sepanjang 500 meter, serta pembangunan paving block di Desa Pattallassang dan Desa Paccelekang.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, Bupati Husniah menegaskan pelayanan publik tidak boleh melemah.
“Kami tidak ingin pembangunan hanya menjadi janji. Walaupun ada efisiensi anggaran, pemerintah tetap berkomitmen menghadirkan pembangunan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dengan tegas.
Kunjungan tersebut juga diwarnai aksi nyata kepedulian sosial. Bupati Gowa meninjau langsung program bedah rumah bagi warga kurang mampu, sekaligus menyerahkan bantuan sembako, peralatan usaha dari Perdastri, hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Suasana semakin khidmat saat rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Amin.
Menurut Bupati Husniah, momentum turunnya Al-Qur’an harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperkuat iman dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah wujud bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Momentum Nuzulul Qur’an mengingatkan kita untuk semakin mencintai Al-Qur’an dengan membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Pattallassang Andi Pangeran Zubair menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Pemerintah Kabupaten Gowa terhadap wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa pihak kecamatan juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menjadikan Pattallassang sebagai pilot project Kampung Sejahtera.
Di sisi lain, rasa haru terpancar dari wajah Nurhalima, salah satu warga penerima bantuan. Ibu dengan lima orang anak tersebut mengaku bantuan bedah rumah dan peralatan usaha yang diterimanya menjadi harapan baru bagi keluarganya.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. InsyaAllah saya akan membuka usaha pisang goreng untuk membantu kebutuhan keluarga,” tuturnya penuh haru.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, para pimpinan SKPD, serta jajaran camat lingkup Pemkab Gowa.
Program One Day One District kini menjelma menjadi simbol kepemimpinan yang bergerak cepat, menyatu dengan rakyat, dan membuktikan bahwa pembangunan tidak boleh berjalan lambat ketika harapan masyarakat menunggu untuk diwujudkan.
Tcm Syulhak/Tcm Suaib