Tcm Jakarta., - Panggung politik dan penegakan hukum nasional kembali bergetar. Presiden Prabowo Subianto mengungkap adanya kebocoran kekayaan negara dalam skala raksasa yang selama ini disedot keluar melalui praktik tambang ilegal dan permainan gelap di sektor sumber daya alam (SDA). Pernyataan ini sontak memicu perhatian publik, termasuk mantan Menko Polhukam Mahfud MD, yang langsung angkat suara dan memberikan dukungan tegas.
Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo menyebut Indonesia telah lama “dikorupsi secara sistematis” melalui skema penjarahan tambang ilegal, net outflow kekayaan negara, hingga dugaan permainan kelompok tertentu di balik sektor pertambangan. Prabowo menegaskan bahwa negara setiap tahun dirugikan ratusan triliun rupiah, hanya dari tambang yang beroperasi di luar kendali pemerintah.
“Ini bukan lagi pelanggaran biasa. Ini pembegalan kekayaan negara dalam skala yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Prabowo.
Tak butuh waktu lama, pernyataan ini langsung digaungkan kembali oleh Mahfud MD. Ia menyebut langkah-langkah Presiden termasuk penyitaan smelter ilegal, penertiban tambang tak berizin, dan penindakan aparat yang bermain mata sebagai tindakan berani yang selama ini ditunggu publik.
“Kalau negara mau kuat, penjarahan seperti ini memang harus dibabat habis. Apa yang dilakukan Presiden Prabowo adalah langkah maju yang patut didorong,” ujar Mahfud.
Sumber internal penegak hukum menyebut, potensi kerugian negara dari tambang ilegal saja bisa mencapai Rp.700 triliun lebih, angka yang membuat publik terhenyak. Bahkan beberapa operasi tambang ilegal disebut telah berlangsung bertahun-tahun dengan jaringan yang tertata rapi, melibatkan cukong, oknum aparat, hingga pengusaha besar.
Pemerintah menegaskan, pembersihan sektor SDA kini menjadi prioritas nasional. Presiden Prabowo memerintahkan jajaran penegak hukum untuk bergerak tanpa pandang bulu, menyeret siapapun yang terlibat tak peduli pangkat, jabatan, atau benderanya.
“Tidak ada lagi ruang untuk mafia tambang di Indonesia,” tegas Presiden.
Gelombang penindakan besar-besaran ini diprediksi akan menjadi babak baru dalam perang negara melawan mafia sumber daya alam. Publik kini menunggu, apakah gebrakan ini benar-benar mampu mengakhiri puluhan tahun kebocoran kekayaan negara atau justru membuka lebih banyak skandal besar yang selama ini tersembunyi.
Tim Tcm/Tcm Sdj