TCM JAKARTA., — Pemerintah Kabupaten Bantaeng kembali menegaskan posisinya sebagai daerah inovatif di tingkat nasional. Untuk kesekian kalinya, Bantaeng berhasil meraih penghargaan nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dalam ajang Outstanding Public Service Innovations (OPSI) adalah Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2025.
Prestasi ini sekaligus menjadikan Bantaeng sebagai satu-satunya kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan dari Kementerian PAN-RB pada tahun ini.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, dan diterima oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dalam acara resmi yang berlangsung di Aula Kementerian PAN-RB, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Kabupaten Bantaeng meraih Kategori Replikasi melalui inovasi Program Peduli Kampung ASI (Peduli Kasi) yang diinisiasi oleh UPT Puskesmas Loka. Program ini dinilai berhasil menghadirkan pendekatan pelayanan publik yang berkelanjutan, berdampak langsung, serta layak direplikasi secara nasional.
Bupati Bantaeng yang akrab disapa Uji Nurdin menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim inovator dan jajaran tenaga kesehatan atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
“Melalui Program Kampung ASI, kami berkomitmen mendorong pemberian ASI eksklusif, mencegah stunting, serta meningkatkan kesehatan ibu dan bayi melalui edukasi berkelanjutan. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita mewujudkan generasi emas Indonesia,” ujar Uji Nurdin kepada awak media di Jakarta.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. Andi Ihsan, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan nasional yang diraih jajarannya.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh tim Dinas Kesehatan, khususnya UPT Puskesmas Loka. Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengedukasi ibu, keluarga, dan masyarakat tentang pentingnya ASI bagi tumbuh kembang bayi,” ungkapnya.
Dengan capaian ini, Kabupaten Bantaeng kembali membuktikan diri sebagai daerah pelopor inovasi pelayanan publik, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Tcm Suarni/Tcm Rifai