Ticker

6/recent/ticker-posts

Somba Opu Dibedah Total! Bupati Gowa Turunkan Armada Motor Sampah ke 14 Kelurahan, Targetkan PAD dan Wajah Kota Bersih




TCM GOWA., - Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan keseriusannya membenahi persoalan klasik perkotaan: sampah. Tak ingin setengah-setengah, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang langsung menurunkan armada motor pengangkut sampah ke seluruh 14 kelurahan di Kecamatan Somba Opu, kawasan yang menjadi pusat pemerintahan sekaligus wajah Kabupaten Gowa.

Penyerahan kendaraan operasional tersebut dilakukan di Kantor Camat Somba Opu, Kamis (18/12), dan menjadi sinyal tegas bahwa Pemkab Gowa menjadikan kebersihan sebagai indikator utama kemajuan daerah.

“Somba Opu adalah cerminan Kabupaten Gowa. Kalau wilayah ini kotor, citra Gowa ikut tercoreng. Penanganan sampah tidak boleh setengah-setengah,” tegas Bupati Talenrang.



Dengan kepadatan penduduk yang tinggi, persoalan sampah di Somba Opu dinilai krusial. Karena itu, Bupati perempuan pertama di Gowa ini menekankan bahwa motor sampah bukan sekadar fasilitas, tetapi instrumen perubahan perilaku dan tata kelola lingkungan.

Lebih jauh, Bupati Talenrang juga mendorong agar pengelolaan sampah berorientasi ekonomi. Ia meminta setiap kelurahan berinovasi dalam penarikan retribusi sampah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), disertai penetapan jam operasional pengangkutan yang jelas dan disiplin.

“Motor ini harus langsung digunakan. Edukasi masyarakat wajib jalan. Sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas,” tandasnya.



Tak hanya soal operasional, estetika juga menjadi perhatian serius. Bupati secara khusus mengingatkan agar motor sampah dipelihara dengan baik dan tidak menimbulkan kesan kumuh di jalan.

“Dipoles, dirawat, jangan sampai sampah tumpah atau terlihat keluar. Kebersihan harus dimulai dari hal paling kecil,” pesannya.



Sebagai bentuk motivasi, Pemkab Gowa akan memberikan penghargaan Kelurahan Terbersih pada peringatan Hari Jadi Gowa (HJG) mendatang. Penilaian mencakup kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, penataan taman, hingga tata lingkungan secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gowa, Azhari Azis, menjelaskan bahwa motor gandeng pengangkut sampah ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengangkutan dari sumber sampah ke TPS, terutama di lorong dan kawasan perumahan yang selama ini sulit dijangkau.

“Ini bukan hanya soal kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga optimalisasi retribusi sampah sebagai salah satu sumber PAD,” jelasnya.



Kendaraan tersebut akan dikelola langsung oleh masing-masing kelurahan dan wajib dipelihara secara berkala agar tetap layak operasional.




Apresiasi datang dari Lurah Tombolo, Andi Ahmad Gazali, yang menilai bantuan ini sebagai langkah konkret Pemkab Gowa dalam menjawab persoalan kebersihan di tingkat kelurahan.

“Motor ini sangat membantu. Kami siap mengelola, merawat, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kebersihan sekaligus PAD, tentu dengan dukungan aktif masyarakat,” ujarnya.



Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab Gowa bahwa kota bersih bukan sekadar slogan, melainkan agenda serius menuju daerah yang sehat, tertib, dan berdaya saing.


Tcm Bintang/Tcm Sdj