Tcm Timika.,- Di tengah derasnya arus zaman dan tantangan moral yang kian kompleks, cahaya iman kembali digaungkan dari ujung timur Indonesia. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika mengawali tahun 2026 dengan pengajian rutin yang sarat makna, Minggu (11/1/2026), di Aula Gedung Serbaguna DKM Miftahul Huda, Jalan Hasanudin, Timika.
Sejak pukul 09.00 WIT, ratusan warga LDII dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) memadati lokasi. Pengajian ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan momentum strategis memperkokoh fondasi spiritual umat. Lintas generasi mulai dari anak-anak, orang tua, hingga lansia duduk berdampingan, menegaskan bahwa dakwah adalah denyut kehidupan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Tafsir Al-Qur’an yang disampaikan Ustaz Achmadun membuka cakrawala jamaah untuk memahami pesan ilahi secara mendalam dan aplikatif. Dilanjutkan materi kesehatan oleh Muh. Amar yang mengingatkan bahwa tubuh adalah amanah Allah yang harus dijaga agar umat tetap kuat secara fisik dan mental dalam berkhidmat kepada masyarakat.
Puncak pengajian diisi tausiyah Ketua Dewan Penasihat LDII Mimika, H. Suyoto. Dengan nada tegas namun menyejukkan, ia menekankan urgensi keimanan yang kokoh, keteguhan prinsip, serta kesiapan umat Islam menghadapi gempuran nilai-nilai yang berpotensi menggerus moral dan jati diri bangsa.
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema di dalam aula menghadirkan suasana khusyuk dan menggetarkan hati. Jamaah larut dalam ketenangan spiritual, seolah mendapatkan energi baru untuk melangkah menatap tahun 2026 dengan visi keberkahan dan pengabdian.
Bagi LDII Mimika, pengajian rutin ini adalah bagian dari ikhtiar membangun peradaban berbasis iman dan ilmu. Dari Timika, pesan itu disuarakan dengan lantang, bahwa Islam hadir sebagai solusi, penguat moral, dan pilar kebersamaan bangsa. Awal tahun pun menjadi penanda komitmen, bahwa dakwah dan pembinaan umat akan terus menyala, dari timur Indonesia untuk nusantara.
Tcm Muslimin/Tcm Sdj