Ticker

6/recent/ticker-posts

Sinergi Baja TNI–Polri, PMI dan Ormas di Pedan, Ratusan Nyawa Diselamatkan Lewat Aksi Donor Darah





Tcm Pedan, Klaten.,- Semangat kemanusiaan membara di Aula Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten. Sinergi kuat antara TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat kembali membuktikan bahwa gotong royong nyata mampu menjadi benteng kehidupan melalui Aksi Donor Darah Sukarela, Rabu (14/1/2026).


Kegiatan yang digelar PMI Kecamatan Pedan ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan stok darah PMI Kabupaten Klaten, di tengah tingginya kebutuhan darah untuk layanan kesehatan dan kemanusiaan.


Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Pedan Sutopo, perwakilan Koramil 04/Pedan Serda Sri Agus Nugroho, Pelda (Purn) Dahlan beserta istri, Ketua PMI Kecamatan Pedan Sumarsih, serta Kasi Trantib Tri Sukmana.
Aksi kemanusiaan ini diikuti lintas elemen: OPD, instansi pemerintah, sekolah, organisasi kemasyarakatan, purnawirawan TNI, hingga masyarakat umum. Personel TNI Koramil 04/Pedan, anggota Polsek Pedan, SENKOM Mitra Polri, LDII, serta warga Kecamatan Pedan tampak antusias mendonorkan darahnya.


Ketua PMI Kecamatan Pedan, Sumarsih, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi semua pihak yang terlibat.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pendonor. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki nilai kemanusiaan yang luar biasa dan sangat berarti bagi keselamatan banyak nyawa,” tegasnya.



Dukungan penuh juga datang dari LDII Kecamatan Pedan. Ketua PC LDII Pedan, Suwarto, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung program kemanusiaan PMI.
“Kami dan seluruh warga LDII Kecamatan Pedan siap mendukung penuh kegiatan donor darah ini. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.


Menurut Suwarto, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan amal kemanusiaan bernilai tinggi.
“Satu tetes darah dapat menjadi harapan hidup bagi banyak orang. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi agenda rutin,” pungkasnya.



Antusiasme juga datang dari para pendonor rutin. Hesti Farida dan Etik Rahmawati mengaku telah menjadikan donor darah sebagai kebiasaan.
“Selain membantu sesama, setelah donor badan terasa lebih segar dan ringan,” ujar Hesti.
“Donor darah bukan hanya bermanfaat bagi orang lain, tapi juga untuk kesehatan diri sendiri,” tambah Etik.
Melalui kegiatan ini, PMI Kecamatan Pedan bersama Forkopimcam, TNI–Polri, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menegaskan komitmen bersama: menjaga stok darah, memperkuat solidaritas, dan menghidupkan semangat kemanusiaan berkelanjutan di Kabupaten Klaten.


Tcm Rizal PM/Tcm Raja