TCM GOWA.,- Demokrasi tidak hanya hidup di bilik suara negara, tetapi juga tumbuh subur di rumah ibadah. Hal itu tercermin dari suksesnya Pemilihan Ketua Takmir/Pengurus Masjid Nurul Muhajirin Nusa Indah, Pallangga, Kabupaten Gowa, untuk periode 2026–2029, yang berlangsung lancar, damai, tertib, dan aman pada Jumat malam, 16 Januari 2026.
Momentum penting ini didahului dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Masjid Periode 2022–2023 yang telah dilaksanakan pada 11 Januari 2026, sebagai bentuk akuntabilitas dan keterbukaan pengelolaan masjid kepada jamaah dan warga sekitar.
Ketua Panitia Pemilihan, Akbar Idrus, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prinsip musyawarah, transparansi, dan kebersamaan, tanpa gesekan maupun konflik.
“Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga tata kelola masjid agar semakin baik, profesional, dan benar-benar menjadi pusat pembinaan umat,” ujar Akbar Idrus.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan keikhlasan, serta kepada jamaah dan warga Nusa Indah Pallangga yang berpartisipasi aktif dan menjaga suasana tetap kondusif.
Partisipasi jamaah yang tinggi dalam proses pemilihan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya demokrasi dapat tumbuh sehat, bahkan di lingkungan masjid, dengan menjunjung tinggi adab, persatuan, dan ukhuwah Islamiyah.
Lebih dari sekadar pergantian kepengurusan, kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa Masjid Nurul Muhajirin Nusa Indah bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran demokrasi yang bermoral dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Diharapkan, Ketua Takmir dan jajaran pengurus terpilih mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga keistiqamahan, serta membawa Masjid Nurul Muhajirin Nusa Indah semakin maju dan bermanfaat bagi umat.
“Dari masjid, demokrasi yang beradab dirawat. Dari kebersamaan jamaah, peradaban dibangun.”
Tcm Sdj