TCM BANTAENG.,- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, secara tegas menegaskan bahwa public speaking bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan mutlak bagi kader perempuan di era organisasi modern. Penegasan ini disampaikan saat membuka Kegiatan Public Speaking dan Etika Berkomunikasi dalam Berorganisasi Tahun 2026, yang digelar di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Sabtu (10/01/26).
Kegiatan yang digagas TP-PKK Kabupaten Bantaeng berkolaborasi dengan Forum Kreatif Cipta Cendekia (FCC) ini menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi kualitas kader PKK agar lebih percaya diri, berani berbicara, dan beretika dalam menyampaikan gagasan di ruang publik.
“Sebagai pengurus organisasi dan kader PKK, kita tidak cukup hanya bekerja di balik layar. Kita harus mampu menyampaikan ide, program, dan aspirasi secara santun, terarah, dan efektif, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegas Ny. Gunya dalam sambutannya.
Ia menekankan, kemampuan komunikasi yang baik adalah kunci keberhasilan organisasi perempuan dalam menjalankan peran strategisnya, baik di tingkat keluarga, masyarakat, hingga pemerintahan.
Lebih jauh, Ny. Gunya mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai titik balik peningkatan kualitas diri dan organisasi.
“Dengan komunikasi yang baik dan etika yang kuat, saya yakin kader PKK dan organisasi perempuan mampu menjalankan tugas dan fungsi secara lebih optimal dan berdampak nyata,” ujarnya penuh optimisme.
Kegiatan ini menghadirkan Amir Hidayat sebagai narasumber utama, yang membekali peserta dengan teknik public speaking praktis, strategi membangun kepercayaan diri, serta etika berkomunikasi dalam organisasi, guna menciptakan kader perempuan yang berani tampil dan mampu memimpin.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh perempuan dan pimpinan organisasi, di antaranya Ketua GOW Kabupaten Bantaeng Hj. Rahma Arsyad, Ketua Umum Forum Creative Cipta Cendekia Provinsi Sulsel Andi Oci Alipuddin, Ketua Umum PERWOSI Sulsel Hj. Liestiaty Fachruddin Nurdin, Ketua IKA DPRD Bantaeng, perwakilan organisasi wanita Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantaeng, serta jajaran Pengurus PKK Kecamatan hingga Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen TP PKK Bantaeng dalam mencetak kader perempuan yang tidak hanya aktif, tetapi juga vokal, beretika, dan berdaya saing di ruang publik.
Tcm Rifai/Tcm Suarni