TCM GOWA — Langkah tegas Pemerintah Kabupaten Gowa mengguncang Kecamatan Biringbulu. Sebanyak 720 sertipikat redistribusi tanah resmi dibagikan langsung oleh Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, Selasa (16/12/2025), menandai babak baru reforma agraria yang nyata dirasakan rakyat kecil.
Ratusan sertipikat tersebut mencakup 350 bidang tanah di Desa Borimasunggu dan 370 bidang di Kelurahan Tonrorita, mengakhiri penantian panjang petani dan penggarap yang selama bertahun-tahun mengelola lahan tanpa kepastian hukum.
“Ini bukan sekadar kertas, tapi jaminan keadilan, kepastian hukum, dan masa depan petani,” tegas Bupati Talenrang di hadapan ratusan warga.
Bupati perempuan pertama di Gowa itu menegaskan, redistribusi tanah merupakan senjata negara melawan ketimpangan agraria, sekaligus bukti kehadiran pemerintah di tengah rakyat.
“Tanah harus dikuasai dan dimanfaatkan rakyat secara adil. Petani harus berdaulat atas lahannya sendiri,” ujarnya lantang.
Tak berhenti pada legalitas, Pemkab Gowa juga menggelontorkan bantuan pangan dan alat pertanian, menjadikan sertipikasi tanah sebagai pintu masuk peningkatan kesejahteraan dan produktivitas petani.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa, Muhammad Alif, menyebut seluruh sertipikat kini berbasis elektronik, menutup celah sengketa dan praktik mafia tanah.
“Ini era baru pertanahan. Data aman, hak terlindungi, dan sertipikat bisa dicetak ulang kapan saja,” katanya.
Lebih mencengangkan lagi, berkat dukungan penuh Bupati Gowa, daerah ini kini menjadi juara pertama se-Sulawesi Selatan dalam seluruh program sertipikasi tanah dari 24 kabupaten/kota.
Di tengah seremoni itu, haru petani pun pecah. Sahing (57), petani jagung yang menggarap lahan 710 meter persegi, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Puluhan tahun kami bertani di sini. Hari ini baru benar-benar merasa aman,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Langkah agresif Pemkab Gowa ini dinilai sebagai tamparan keras bagi praktik ketimpangan agraria, sekaligus sinyal kuat bahwa reforma agraria tak lagi sekadar jargon, tetapi telah menjadi kenyataan di akar rumput.
Acara tersebut dihadiri pimpinan SKPD Pemkab Gowa, Camat Biringbulu, serta Anggota DPRD Gowa Kasim Sila.
Tcm Rani/Tcm Raja