TCM TIMIKA.,- Ramadan 1447 H di Kabupaten Mimika tak sekadar khidmat naumun ia bergelora. Jalanan Kota Timika mendadak hidup, denyut kebersamaan terasa kuat saat ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Minggu (1/3/2026).
Tiga titik strategis menjadi saksi kepedulian itu: pertigaan lampu merah Jalan Hasanudin (Timika Mall), Jalan Ahmad Yani (Gorong-Gorong), dan Jalan Poros SP 2. Menjelang azan Magrib, warga yang melintas tak hanya menerima takjil tapi mereka merasakan sentuhan empati, energi kebersamaan, dan pesan kuat tentang arti berbagi.
Bukan sekadar aksi seremonial. Ini adalah gerakan sosial yang terorganisir, terstruktur, dan menyentuh langsung denyut masyarakat.
Ketua DPD LDII Mimika, La Ode Muh Norris Ashara, S.S., yang memimpin langsung kegiatan, menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum nyata, bukan sekadar rutinitas tahunan.
“Kami ingin Ramadan ini meninggalkan jejak. Bukan hanya kenyang sesaat, tetapi menguatkan ukhuwah dan kepedulian sosial. Ketika kita bergerak bersama, kebaikan itu terasa luas,” tegasnya.
Sinergi solid antara DPD Kabupaten Mimika, PC Mimika Baru, dan PAC Kelurahan Timika Jaya memperlihatkan organisasi yang bukan hanya hadir dalam dakwah lisan, tetapi juga dakwah aksi. Di tengah arus kehidupan kota yang cepat dan kadang individualistik, LDII Mimika menunjukkan bahwa nilai kebersamaan masih berdiri kokoh.
Ramadan di Timika tahun ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia tentang menguatkan rasa. Tentang membuktikan bahwa iman harus bergerak, bukan diam. Tentang memberi tanpa pamrih dan melayani tanpa batas.
LDII Mimika mengirim pesan jelas untuk kepedulian bukan wacana. Ia adalah tindakan. Dan ketika tindakan itu dilakukan dengan niat tulus, dampaknya menggema jauh melampaui satu waktu berbuka.
Ramadhan boleh hanya sebulan. Namun gema kebaikannya tetap abadi sepanjang masa.
Tcm Muslimin/Tcm Sdj