Ticker

6/recent/ticker-posts

JCH Bantaeng Gigit Jari, Efisiensi Anggaran Bikin Fasilitas Bus Haji Gratis Dihapus




TCM BANTAENG.,- Kebijakan efisiensi anggaran kembali memukul pelayanan publik di daerah. Kali ini, para Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bantaeng harus menerima kenyataan pahit lantaran fasilitas bus gratis pengantaran dan penjemputan menuju Asrama Haji Embarkasi Makassar dipastikan tidak dapat difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng tahun ini.


Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Bantaeng, H. Nurdin, menyampaikan permohonan maaf kepada para calon jamaah haji atas kondisi tersebut. Menurutnya, kebijakan pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat berdampak besar terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk program pelayanan keagamaan.
“Kami memahami ini menjadi harapan masyarakat setiap tahun. Namun kondisi efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian yang sangat berat,” ujar Nurdin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).


Ia menegaskan, seluruh program di Bagian Kesra sejatinya merupakan kebutuhan penting masyarakat dan tidak ada yang layak dianggap tidak prioritas. Namun karena keterbatasan anggaran, pemerintah harus memilih program mana yang tetap berjalan dan mana yang sementara belum dapat diakomodasi.
“Di tengah pemangkasan anggaran, kami diperhadapkan pada pilihan sulit. Ada insentif guru mengaji, imam masjid, pembina TPA dan pondok, beasiswa hafiz, kegiatan MTQ, hingga fasilitas transportasi jamaah calon haji. Semua penting, tetapi ada yang harus dikorbankan,” jelasnya.


Keputusan tersebut pun memantik perhatian masyarakat karena fasilitas bus pengantaran haji selama ini menjadi bentuk pelayanan dan kepedulian pemerintah daerah kepada jamaah, khususnya kalangan lanjut usia dan keluarga kurang mampu.


Meski demikian, Pemkab Bantaeng berharap kondisi fiskal daerah ke depan dapat kembali stabil agar pelayanan transportasi bagi jamaah haji bisa kembali diberikan pada musim haji mendatang.
“Semoga tahun depan kondisi keuangan daerah kembali membaik sehingga fasilitas pengantaran dan penjemputan Jamaah Calon Haji bisa kami hadirkan lagi,” tutup Nurdin.


Tcm Suarni/Tcm Rifai