Ticker

6/recent/ticker-posts

Tak Sekadar Berdakwah, LDII Mimika Siapkan Pemuda Jadi Tenaga Terampil dan Wirausahawan


TCM TIMIKA.,- Komitmen mencetak generasi muda yang terampil dan mandiri terus diwujudkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika. Melalui Bagian Pendidikan Umum dan Pelatihan, LDII kembali menggelar pelatihan pengelasan besi sebagai upaya membekali pemuda dengan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi.

Pelatihan yang diikuti delapan peserta tersebut berlangsung di halaman Masjid Miftahul Huda, Jalan Hasanuddin, Gang Ketapang No. 09, Kota Timika, Papua Tengah, pada Sabtu (18/7/2026). Program ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda agar siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi dasar teknik pengelasan, mulai dari pemotongan besi, pembuatan sambungan, perakitan rangka berbentuk persegi, hingga teknik penyambungan yang menghasilkan konstruksi kokoh. Selain teori, peserta juga mendapat kesempatan mempraktikkan langsung setiap materi agar memiliki kemampuan yang aplikatif.



Instruktur pengelasan bersertifikat sekaligus anggota Bagian Pendidikan Umum dan Pelatihan LDII, Muh Nasir, mengatakan pelatihan dirancang agar peserta mampu menguasai keterampilan dasar yang dapat dikembangkan menjadi profesi maupun usaha.

"Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, peserta bisa menerapkan keterampilan yang diperoleh sekaligus memanfaatkan hasil pelatihannya bagi masyarakat. Harapannya, keterampilan ini dapat membantu mereka menjadi lebih mandiri sekaligus menopang perekonomian keluarga," ujar Muh Nasir.

Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika, La Ode Muh Norris Ashara, S.S., menegaskan bahwa pembinaan keterampilan merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata organisasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini menuntut generasi muda tidak hanya memiliki karakter yang baik, tetapi juga dibekali kompetensi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi diri sendiri maupun masyarakat.

"Pelatihan pengelasan ini adalah bentuk nyata komitmen LDII Mimika dalam membekali generasi muda dengan keterampilan kerja. Dengan keterampilan praktis, mereka tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga berpotensi menjadi wirausahawan yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat Mimika. LDII akan terus mendorong program pemberdayaan pemuda agar lahir generasi yang produktif, berakhlak mulia, dan berdaya saing," tegas Norris.



Pelatihan ditutup dengan praktik pengelasan oleh seluruh peserta. Antusiasme yang ditunjukkan selama kegiatan mencerminkan tingginya semangat pemuda untuk terus mengembangkan keterampilan vokasional. Melalui program seperti ini, LDII Kabupaten Mimika berharap lahir lebih banyak generasi muda yang produktif, siap kerja, mampu menciptakan lapangan pekerjaan, serta berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Papua Tengah.

Tcm Tim/Tcm Sdj