Ticker

6/recent/ticker-posts

Ratusan Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Bekasi, Edukasi Cegah Stunting Lewat Dongeng Kak Harris Banjir Antusiasme



TCM BEKASI.,- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Balai Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berlangsung semarak dan penuh makna. Ratusan anak usia PAUD hingga TK memadati lokasi kegiatan yang mengusung tema perlindungan anak dan pencegahan stunting melalui edukasi yang dikemas secara kreatif, interaktif, dan menghibur.


Acara ini menjadi bukti bahwa upaya membangun generasi emas Indonesia dapat dimulai dari desa, dengan melibatkan pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah anak.


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Setiadarma Budi Raharjo, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Ade Sukron, S.H.I., M.Si., serta Kepala Desa Setiadarma Hj. Nunung Herawati yang memberikan dukungan terhadap gerakan bersama mencegah stunting sejak usia dini.


Ketua Panitia, Lusia, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini diikuti ratusan peserta dari berbagai PAUD dan TK di Kabupaten Bekasi dengan fokus utama mengedukasi pentingnya pemenuhan gizi anak.


"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini," ujarnya.



Sebagai bentuk edukasi yang aplikatif, panitia membagikan paket telur kepada ratusan anak, guru, orang tua, dan tamu undangan. Langkah ini menjadi simbol pentingnya konsumsi protein hewani sebagai salah satu upaya sederhana namun efektif dalam mencegah stunting.


Suasana semakin meriah ketika Pendongeng Anak Nasional, Kak Harris (Harris Rizki Akhiruddin), tampil bersama boneka ikoniknya, Ayis. Dengan gaya yang komunikatif, penuh humor, dan interaktif, Kak Harris mengajak anak-anak memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur, buah, ikan, dan telur agar tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.


Gelak tawa memenuhi ruangan saat Ayis melontarkan candaan yang menghibur. Anak-anak tampak antusias bernyanyi, bergerak bersama, menjawab pertanyaan, hingga berebut kesempatan berinteraksi langsung dengan tokoh favorit mereka.


"Kalau ingin kuat, pintar, dan menjadi kebanggaan orang tua, jangan pilih-pilih makanan. Sayur, buah, ikan, dan telur adalah sahabat terbaik anak Indonesia," pesan Kak Harris di hadapan para peserta.


Keceriaan itu juga dirasakan Deni, salah seorang siswa TK yang hadir dalam kegiatan tersebut.
"Aku senang sekali. Ayis lucu dan menggemaskan. Ceritanya juga seru," katanya sambil tersenyum.
Momen paling mengharukan terjadi saat acara berakhir. Puluhan anak masih mengerumuni Kak Harris dan Ayis untuk bersalaman, berfoto bersama, bahkan meminta pertunjukan dilanjutkan. Beberapa anak tampak menangis karena enggan berpisah dengan pendongeng yang telah menghibur sekaligus memberikan pelajaran berharga tersebut.


Antusiasme itu menunjukkan bahwa metode edukasi melalui dongeng mampu menyampaikan pesan tentang kesehatan, gizi, karakter, dan kasih sayang dengan cara yang menyenangkan serta mudah diingat oleh anak-anak.
Kegiatan di Desa Setiadarma merupakan bagian dari road show nasional Kak Harris dalam mengampanyekan pendidikan karakter, literasi, kesehatan, dan pemenuhan gizi anak di berbagai daerah di Indonesia. Usai dari Bekasi, Kak Harris dijadwalkan melanjutkan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Balai Kota Surabaya pada 25 Juli 2026.


Melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga pendidik, orang tua, dan pegiat pendidikan, peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Desa Setiadarma tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi gerakan nyata untuk melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan bebas stunting, sekaligus menegaskan bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh gizi yang baik, pendidikan berkualitas, dan masa depan yang lebih cerah.


Tcm Tim/Tcm Sdj