TCM LAMPUNG SELATAN.,- Kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) terus diperkuat. Senkom Mitra Polri Kabupaten Lampung Selatan bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) turun langsung melakukan pemantauan ke Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, Sabtu (5/9/2026) malam.
Bukan sekadar kunjungan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memastikan informasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat dipantau dan disampaikan secara cepat, akurat, serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Tim yang datang ke lokasi turut melibatkan unsur BPBD, Satpol PP, Polri, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka disambut petugas jaga Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau.
Wakil Ketua Senkom Lampung Selatan, Richo Arbi, menegaskan bahwa Senkom siap mengambil peran dalam mendukung pemerintah dan Polri, khususnya dalam pemantauan, edukasi masyarakat, serta penyebaran informasi resmi.
“Kami dari Senkom bersama Damkar dan instansi terkait siap bersinergi 24 jam. Tugas kami memantau, mengedukasi warga, dan meneruskan informasi resmi agar tidak terjadi kepanikan di sembilan kecamatan yang terdampak abu vulkanik,” tegas Richo.
Menurutnya, kecepatan informasi menjadi sangat penting dalam situasi yang berkaitan dengan aktivitas gunung api. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi Lampung Selatan tetap aman, tenang, dan kondusif. Di sisi lain, langkah antisipasi terus dilakukan. Petugas BPBD bersama PMI telah membagikan masker kepada warga sebagai bentuk perlindungan terhadap potensi paparan abu vulkanik.
Kabid Damkar Lampung Selatan, Ruly Fikriyansah, mengingatkan masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat diminta menggunakan masker dan kacamata pelindung, menutup tempat penampungan air, serta menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Ikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah serta instansi berwenang,” imbau Ruly.
Sinergi Senkom, Damkar, BPBD, Polri, Satpol PP, PMI, dan unsur masyarakat ini menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Pesannya jelas: waspada boleh, panik jangan. Informasi resmi menjadi pegangan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun ingin melaporkan kondisi darurat dapat menghubungi Call Center Pusdalops BPBD Kabupaten Lampung Selatan.