Ticker

6/recent/ticker-posts

BIADAB! SPBU 74.922.02 JADI SARANG MAFIA SOLAR - HILUX DD 8718 CZ, CARRY DD 8735 CN DAN GRANDMAX DD 8274 RH BEBAS ISI SOLAR PAKAI JERIGEN, DIFASILITASI PENGAWAS SPBU SAAT ANTREAN WARGA


TCM TAKALAR., – Ketua Team Investigation & Monitoring LMRI Korda Sulsel, SYOFYAN, berhasil mengungkap langsung praktik dugaan mafia BBM Jenis Solar yang meresahkan masyarakat di SPBU 74.922.02 Kabupaten Takalar.

Temuan ini didapatkan Syofyan saat melakukan monitoring dan investigasi langsung di SPBU 74.922.02, di saat masyarakat pengendara sedang antre panjang mengisi BBM.

"Kami dari LMR-RI Komwil Sulsel turun langsung, kami lihat sendiri dengan mata kepala. Di SPBU 74.922.02 Takalar ini ada mafia solar yang bebas beraksi, padahal pengendara lain antre mengular. Ini sangat meresahkan masyarakat," tegas Syofyan, Ketua Team Investigation & Monitoring LMRI Komwil Sulsel.

3 KENDARAAN RODA EMPAT ISI SOLAR PAKAI JERIGEN

Dalam investigasinya, menemukan 3 kendaraan roda empat yang sedang melakukan pengisian BBM Jenis Solar dengan menggunakan JERIGEN di SPBU tersebut. Padahal pengisian menggunakan jerigen untuk solar subsidi adalah pelanggaran SOP Pertamina.



Ketiga kendaraan yang ditemukannya saat mengisi BBM memakai jerigen di SPBU 74.922.02 tersebut diduga kuat adalah kendaraan penampung yang sudah dimodifikasi.

"Saya temukan sendiri 3 mobil roda empat ini sedang isi Solar pakai jerigen di dalam SPBU 74.922.02. Jerigennya disusun di dalam mobil. Mereka isi tidak wajar, berulang-ulang. Sementara pengendara lain yang antre, mulai dari sopir truk, petani, nelayan, harus menunggu lama karena stok solar cepat habis disedot oleh 3 mobil penampung ini," ungkap Syofyan ke media Tcm.

MERESAHKAN MASYARAKAT DAN DIDUGA DIFASILITASI OKNUM SPBU

Menurut Syofyan, aktivitas 3 kendaraan roda empat yang mengisi Solar memakai jerigen ini sangat meresahkan masyarakat pengendara yang sedang antre.

Warga yang antre harus menunggu berjam-jam, sementara 3 mobil penampung tersebut mendapat prioritas dan bebas mengisi dengan jerigen.



"Ini pasti ada yang fasilitasi. Tidak mungkin 3 mobil bisa bebas isi pakai jerigen di tengah keramaian antrean kalau tidak difasilitasi oleh oknum pengawas SPBU 74.922.02. Kami dari LMR-RI Komwil Sulsel mendesak Pertamina tindak tegas SPBU ini," lanjut Syofyan.

LMR-RI KOMWIL SULSEL MENUNTUT:

1.  Pertamina Patra Niaga Regional Sulsel segera lakukan sidak dan berikan sanksi berat kepada SPBU 74.922.02 Kabupaten Takalar karena membiarkan pengisian Solar Subsidi dengan jerigen.
2.  BPH Migas dan Aparat Kepolisian Polres Takalar segera periksa CCTV SPBU 74.922.02 dan tangkap 3 kendaraan roda empat penampung BBM Solar yang menggunakan jerigen tersebut.
3.  Usut Oknum Pengawas SPBU 74.922.02 yang diduga memfasilitasi aktivitas mafia Solar dengan jerigen ini, sehingga meresahkan masyarakat pengendara.
4.  LMR-RI Komwil Sulsel akan melaporkan temuan ini secara resmi ke Pertamina dan Polda Sulsel hingga ke jakarta serta akan melakukan aksi unjuk rasa di depan SPBU 74.922.02 jika tidak ada tindakan.


"Saya Syofyan, Ketua Team Investigation & Monitoring LMRI Komwil Sulsel, tidak akan diam. Saya sudah kantongi bukti foto 3 kendaraan roda empat yang isi Solar pakai jerigen di SPBU 74.922.02 Takalar. Ini harus ditindak, karena sangat meresahkan masyarakat pengendara yang antre," tutup Syofyan keras dan tegas.

Tcm Bintang/Tcm Raja