Ticker

6/recent/ticker-posts

“Bantaeng Menggema ke Nasional! Prabowo Subianto Resmikan Ribuan SPPG Polri, M. Fathul Fauzy Nurdin Dampingi Andi Sudirman Sulaiman dan Djuhandhani Rahardjo Puro Agar Ketahanan Pangan Tak Bisa Ditawar!”



TCM BANTAENG.,- Kabupaten Bantaeng kembali membuktikan diri sebagai daerah strategis dalam peta pembangunan nasional. Di tengah sorotan publik, peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan gudang ketahanan pangan Polri berlangsung penuh makna dan kekuatan simbolik bahwa negara hadir, aparat bergerak, dan daerah berdiri di garda terdepan.


Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menyambut langsung kedatangan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, dalam agenda monumental yang digelar di Desa Ujung Pangi, Kecamatan Gantarangkeke, Jumat (13/2/26). Kehadiran para pemimpin ini menegaskan bahwa isu gizi dan ketahanan pangan bukan sekadar program, tetapi agenda serius yang tak bisa ditunda.



Peresmian dilakukan serentak secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto melalui sambungan virtual yang dipusatkan di Jakarta Barat. Ribuan SPPG dan puluhan gudang ketahanan pangan resmi diaktifkan dalam satu komando, menjadi bukti konkret langkah cepat pemerintah memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia.


Dalam pernyataannya, Presiden menegaskan komitmen kuat untuk memastikan pelayanan pemenuhan gizi menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa negara tidak main-main dalam menjaga kualitas generasi bangsa.


Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu titik strategis di Sulawesi Selatan dalam peresmian tersebut. Penunjukan ini menunjukkan kepercayaan dan posisi penting Bantaeng dalam mendukung distribusi logistik serta penguatan sistem pangan yang berkelanjutan.


Sejumlah pejabat tinggi turut hadir, termasuk unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten, memperlihatkan soliditas dan sinergi antarlembaga. Kolaborasi ini menjadi pesan tegas untuk ketahanan pangan dan itu adalah urusan bersama, bukan tanggung jawab sepihak.



Momentum ini menjadi babak baru bagi Bantaeng. Dengan dukungan penuh pemerintah pusat, provinsi, dan aparat keamanan, daerah ini kini berada di garis depan dalam memastikan gizi masyarakat terpenuhi dan ketahanan pangan tetap kokoh.


Bantaeng tidak lagi sekadar daerah. Ia kini menjadi simbol kesiapan, ketegasan, dan komitmen nyata dalam mengawal agenda strategis bangsa.


Tcm Suarni/Tcm Rifai