TCM BANTAENG.,- Alarm bahaya stunting tak boleh dianggap remeh. Bunda PAUD Gunya Paramasukhaputri yang juga Ketua TP PKK Bantaeng, bersama Ketua GOW Bantaeng Hj. Rahma Arsyad, turun langsung ke TK Negeri Pertiwi Banyorang di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Kamis (12/2/26).
Ini bukan kunjungan basa-basi. Ini inspeksi serius. Ini langkah konkret. Ini gerak cepat.
Dengan menggandeng tim kesehatan dari Puskesmas Labbo, anak-anak diperiksa satu per satu: tinggi badan, berat badan, hingga pemantauan asupan gizi. Semua data dicermati. Semua indikator dianalisis. Tak ada ruang bagi kelalaian.
“Pencegahan harus dimulai dari PAUD. Jangan tunggu parah baru bertindak,” menjadi semangat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Tak berhenti pada urusan fisik, Bunda PAUD juga mendorong penguatan karakter melalui sosialisasi 7 KAIH (7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat) yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program ini menekankan pembiasaan positif sejak dini dengan disiplin, mandiri, sehat, dan berakhlak.
Langkah kolaboratif ini menegaskan satu hal kalau Bantaeng tak ingin setengah hati membangun generasi. Pencegahan stunting dan pembentukan karakter bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang digerakkan dari akar rumput.
Di Banyorang, pesan itu jelas akan generasi sehat bukan pilihan, melainkan keharusan.
Tcm Rifai/Tcm Suarni