Ticker

6/recent/ticker-posts

GMNI Guncang Dugaan Beking PETI di Aek Nabara, Desak TNI Usut Tuntas Oknum Berinisial Laban



Tcm Aek Nabara.,- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga masih bebas beroperasi di Desa Aek Nabara kembali menjadi sorotan publik. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) secara tegas mendesak aparat penegak hukum dan pihak TNI untuk segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum berinisial Laban yang disebut-sebut masyarakat memiliki kaitan dengan aktivitas tambang ilegal tersebut.

GMNI menilai maraknya PETI yang terus beroperasi tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang menginginkan kepastian hukum dan perlindungan terhadap sumber daya alam di wilayah mereka.

Ketua GMNI, Rajab Husein, menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat. Menurutnya, setiap informasi dan laporan yang berkembang harus ditindaklanjuti secara serius, transparan, dan profesional oleh aparat yang berwenang.

"Kami mendesak pihak TNI untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan yang berkembang di tengah masyarakat. Jika ditemukan adanya keterlibatan oknum anggota TNI maupun pihak lainnya dalam aktivitas PETI, maka harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu," tegas Rajab Husein.

GMNI juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak hanya fokus pada pelaku lapangan, tetapi turut mengusut aktor-aktor yang diduga berada di belakang aktivitas PETI, termasuk pemodal, jaringan pendukung, maupun pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap kegiatan tersebut.

Menurut GMNI, keberadaan PETI yang terus beroperasi menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Oleh karena itu, langkah konkret dari seluruh institusi terkait dinilai sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Sebagai organisasi mahasiswa yang berpihak pada kepentingan rakyat, GMNI menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga terdapat tindakan nyata dari pihak berwenang. Organisasi tersebut menilai penegakan hukum yang adil dan tegas menjadi kunci untuk menghentikan praktik tambang ilegal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam dugaan tersebut. Oleh sebab itu, seluruh informasi yang berkembang masih memerlukan proses verifikasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat yang berwenang.

Tcm Tim/Tcm Raja