Tcm Manokwari .,- Di saat banyak komunitas lahir lalu tenggelam, Al-Mubarok Futsal Club (FC) justru berdiri kokoh melawan zaman. Sejak era lapangan tanah di tahun 1990-an hingga futsal modern hari ini, Remaja Masjid Al-Mubarok konsisten hadir dan bukan sekadar bertanding, tetapi menjaga tradisi persaudaraan dan dakwah melalui olahraga.
Komitmen itu kembali ditegaskan dengan keikutsertaan Al-Mubarok FC dalam Prima Turnamen Futsal Remaja Masjid 2026 yang berlangsung 25 Januari–1 Februari 2026 di Lapangan Garuda, Wosi, Manokwari.
Turnamen bergengsi ini diikuti 24 tim remaja masjid se-Kota Manokwari dan menggunakan sistem gugur yang menuntut mental, strategi, dan sportivitas tinggi.
Jejak Al-Mubarok FC bukan cerita instan. Berawal dari Liga Amber, berlanjut ke Liga Muslim, Liga Remas, Liga BKPRMI, hingga kini Prima Turnamen, klub ini menjadi saksi hidup perjalanan panjang olahraga remaja masjid di Manokwari. Konsistensi selama hampir tiga dekade menjadi bukti bahwa Al-Mubarok FC bukan sekadar nama di daftar peserta yang melainkan simbol keberlanjutan.
Pengurus Masjid Al-Mubarok, H. Agus Irawan, menegaskan bahwa filosofi sepak bola dan futsal Al-Mubarok FC jauh melampaui skor akhir.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Sepak bola adalah bahasa universal yang mempersatukan, menghapus sekat ras, suku, dan golongan. Di sini kami belajar sportivitas, disiplin, dan keadilan,” tegasnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai dalam permainan dan peringatan, kartu kuning, hingga kartu merahmengajarkan etika dan tanggung jawab, sekaligus menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi rasisme, diskriminasi, dan permainan kotor.
Lebih dari sekadar turnamen, ajang ini menjadi ruang kaderisasi. Harapannya, lahir bibit-bibit atlet remaja masjid yang siap mengharumkan nama organisasi di level yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan antar masjid.
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah yang tinggal hitungan hari, semangat kompetisi ini diharapkan menjadi energi positif—menguatkan jasmani, menenangkan rohani, dan mempertebal ukhuwah.
Al-Mubarok FC tidak hanya bermain futsal. Mereka menjaga sejarah, merawat persaudaraan, dan membuktikan bahwa dari masjid, lahir kekuatan yang menyatukan.
Tcm Mus/Tcm Sdj