Ticker

6/recent/ticker-posts

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dampingi Menhut, Perkuat Garda Konservasi Gajah Sumatra di Tesso Nilo



Tcm Pelalawan., – Upaya menjaga gajah Sumatra dan habitatnya di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kembali mendapat perhatian serius. Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., mendampingi Menteri Kehutanan RI Dr. Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Rabu (30/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat dari dekat kerja para petugas konservasi yang berada di garis depan dalam menghadapi tantangan perlindungan satwa liar, khususnya mitigasi konflik antara manusia dan gajah di kawasan Tesso Nilo.

Menteri Kehutanan bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas Camp Elephant Flying Squad sekaligus memperoleh paparan mengenai pelaksanaan tugas di lapangan. Flying Squad memanfaatkan gajah-gajah terlatih sebagai bagian dari upaya pengamanan kawasan serta membantu mengurangi potensi konflik gajah liar dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan taman nasional.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai hadir bersama Plt. Gubernur Riau Ir. H. Sofyan Franyata Hariyanto, M.T., IPU., Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, serta sejumlah pejabat daerah dan pengelola kawasan konservasi TNTN.

Peninjauan tidak sekadar melihat fasilitas. Rombongan juga mencermati kondisi lapangan dan mekanisme kerja Flying Squad dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan satwa liar dan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Keberadaan Flying Squad menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mitigasi konflik manusia dan gajah. Di tengah tantangan menjaga habitat dan ekosistem hutan, kolaborasi antarlembaga menjadi elemen penting agar langkah konservasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kehadiran Pangdam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur Forkopimda Riau sekaligus memperlihatkan dukungan lintas sektor terhadap upaya perlindungan kawasan hutan dan satwa liar di Provinsi Riau.

Tesso Nilo sendiri merupakan salah satu kawasan yang memiliki arti penting bagi keberadaan gajah Sumatra. Karena itu, perlindungan habitat, pengamanan kawasan, serta pencegahan konflik dengan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda konservasi.

Usai meninjau fasilitas dan berdialog dengan pengelola kawasan, Menteri Kehutanan bersama rombongan melanjutkan perjalanan kembali ke Pekanbaru.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pengelola kawasan konservasi diharapkan semakin memperkuat langkah bersama menjaga Taman Nasional Tesso Nilo sekaligus melindungi salah satu satwa ikonik Indonesia, gajah Sumatra. 


Tcm Tim/Tcm Sdj