Ticker

6/recent/ticker-posts

SPAM MAMMINASATA RESMI MENGALIR! 20 RIBU RUMAH GOWA–TAKALAR KINI TERHUBUNG AIR BERSIH, 280 LITER/DETIK SIAP DIKEMBANGKAN



TCM GOWA.,- Penantian masyarakat terhadap akses air bersih memasuki babak baru. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata resmi mulai dioperasikan pada tahap pertama, Jumat (11/9/2026), dari Jalan Malino, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.


Pengoperasian ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas pelayanan air bersih sekaligus memperkuat infrastruktur dasar bagi masyarakat di kawasan Mamminasata, khususnya Kabupaten Gowa dan Takalar.


Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan SPAM Regional Mamminasata.
Menurutnya, pengoperasian tersebut merupakan bukti nyata kolaborasi lintas pemerintahan dalam menghadirkan pelayanan dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.



“Hari ini kami bersama-sama melakukan pemutaran keran sebagai tanda dimulainya pengoperasian SPAM Mamminasata ini. Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, Pemprov dan lainnya sehingga kurang lebih 20 ribu rumah di Gowa bisa mendapat akses air bersih ini,” ujar Sitti Husniah.


Ia berharap kehadiran SPAM Regional Mamminasata tidak berhenti pada seremoni pengoperasian, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.


Kapasitas 500 Liter per Detik, Target 40 Ribu Sambungan Rumah
Kepala Subdirektorat Wilayah III Air Minum, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Meinar Manurung, menjelaskan bahwa SPAM Regional Mamminasata dibangun dengan kapasitas produksi mencapai 500 liter per detik.
Dalam pengembangan penuh, sistem tersebut ditargetkan mampu melayani sekitar 40 ribu Sambungan Rumah (SR) atau setara dengan kurang lebih 200 ribu jiwa.


Pada tahap pertama, sebanyak 20 ribu sambungan rumah di wilayah Gowa dan Takalar mulai mendapatkan pelayanan dengan debit air yang dimanfaatkan sebesar 220 liter per detik.
Distribusi tersebut disalurkan melalui lima titik offtake, yakni:

Barombong: 20 liter per detik;

Limbung: 20 liter per detik;

Manggarupi: 90 liter per detik;

Borongloe: 20 liter per detik;

Galesong, Takalar: 70 liter per detik.


Dengan demikian, dari kapasitas total 500 liter per detik, sebanyak 220 liter per detik telah dimanfaatkan pada tahap awal. Masih terdapat 280 liter per detik kapasitas yang akan dikembangkan pada tahap berikutnya.
Pengembangan tersebut diarahkan ke kawasan utara, termasuk sebagian wilayah Gowa yang akan menuju Makassar dan Maros.

Gubernur: Keran Sudah Dibuka, Pelayanan Mulai Berjalan

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pengoperasian SPAM Regional Mamminasata merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota.
Ia menyebut tahap pertama diarahkan untuk melayani sekitar 20 ribu sambungan rumah di Gowa dan Takalar.



“Dan ini untuk tahap satu wilayah Gowa dan Takalar, untuk 20 ribu rumah yang kita airi untuk PDAM. Dan ini kita sudah buka kerannya,” jelas Andi Sudirman.


Menurutnya, pembangunan infrastruktur air minum tersebut masih akan terus dikembangkan. Pemerintah menargetkan kapasitas pelayanan nantinya dapat diperluas hingga 40 ribu sambungan rumah.
“Ini sudah jalan sama-sama, dan insyaallah kita akan melaksanakan untuk tahap berikutnya untuk pengembangan sampai 40 ribu,” pungkasnya.



Pengoperasian SPAM Regional Mamminasata menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat pelayanan air minum regional di Sulawesi Selatan. Dengan kapasitas 500 liter per detik dan pengembangan bertahap hingga 40 ribu sambungan rumah, proyek ini diharapkan mampu memperluas akses air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat di kawasan Mamminasata.

Tcm Tim/Tcm Sdj