Ticker

6/recent/ticker-posts

SAMBUT RAMADAN 1447 H, Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia Teluk Bintuni Gercep Bersihkan Masjid dan Makam, Gas Pol Raih 5 Sukses Ramadan!




TCM TELUK BINTUNI., – Menyambut Ramadan 1447 H bukan sekadar wacana bagi warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Teluk Bintuni. Tanpa banyak kata, mereka langsung bergerak cepat (gercep), turun ke lapangan, membersihkan masjid dan makam demi memastikan ibadah Ramadan berjalan khusyuk dan nyaman.
Bertepatan dengan libur nasional Selasa, 17 Februari 2026 / 29 Syaban 1447 H, ratusan warga LDII menyebar di tiga titik strategis. 


Aksi ini bukan seremonial, melainkan kerja nyata dan menyingsingkan lengan, mengangkat sampah, membersihkan selokan, hingga merapikan area pemakaman.


Ketua LDII Teluk Bintuni, Agus Budijanto, S.Pd, menegaskan bahwa Ramadan harus disambut dengan kesiapan lahir dan batin. “Kebersihan masjid dan makam adalah bagian dari keseriusan menyambut bulan penuh rahmat. Ibadah maksimal harus ditunjang lingkungan yang bersih dan nyaman,” tegasnya.


Tiga Titik, Satu Semangat
Di Desa Banjar Ausoy, Distrik Manimeri, warga bersama masyarakat sekitar membersihkan lahan makam yang menjadi agenda Pemerintah Desa. Dipimpin unsur Dewan Penasehat, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian lintas elemen.
Sementara di Masjid Budi Luhur Kota Bintuni, pembersihan difokuskan pada halaman dan saluran pembuangan air limbah. Tidak tanggung-tanggung, seluruh sudut diperiksa dan dibersihkan demi memastikan tidak ada genangan yang mengganggu kenyamanan jamaah.


Di Masjid Baitul Izza, generasi penerus (generus) LDII turut ambil bagian. Dipimpin Ketua Bagian Pendidikan dan Dakwah (PAD), mereka membersihkan ruang utama masjid hingga area sekitarnya. Energi muda berpadu dengan semangat pengabdian.


Gas Pol Raih 5 Sukses Ramadan 

Aksi ini juga menjadi implementasi instruksi DPP LDII agar seluruh warga meraih 5 Sukses Ramadan 1447 H, yaitu:
Sukses puasa.
Sukses tarawih.
Sukses khatam Al-Qur’an (minimal satu juz per hari).
Sukses meraih Lailatul Qadar.
Sukses menunaikan zakat.


Agus menegaskan, keterbatasan sumber daya bukan alasan untuk diam. “Yang penting kemauan dan kekompakan. Ramadan harus dimenangkan dengan kesungguhan,” ujarnya penuh semangat.


Dengan kerja bakti ini, warga LDII Teluk Bintuni mengirim pesan kuat: Ramadan bukan hanya soal ritual, tetapi juga aksi sosial, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan. Bersih lingkungannya, kuat ibadahnya, solid jamaahnya.


Tcm Muslimin/Tcm Ridho