Ticker

6/recent/ticker-posts

Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Kukuhkan Duta dan Forum Anak sebagai Agen Perubahan Daerah



TCM GOWA.,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mempertegas komitmennya dalam mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan memperkuat peran anak sebagai subjek pembangunan dan agen perubahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa dan Pengukuhan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Gowa yang berlangsung di Hotel Royal Bay, Makassar, Jumat (19/6/36).


Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan secara optimal agar mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah.


Menurutnya, Pemilihan Duta Anak bukan sekadar ajang menunjukkan bakat dan kemampuan, tetapi menjadi wadah strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang cerdas, peduli, berintegritas, dan memiliki daya saing.
"Anak-anak adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk memajukan daerah kita.


Pemilihan Duta Anak menjadi ruang bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi serta berkontribusi secara positif dalam pembangunan daerah," ujar Andy Azis.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut selaras dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak, di mana setiap suara anak didengar, hak-haknya dipenuhi dan dihormati, serta potensinya berkembang secara maksimal.



Pada kesempatan yang sama, pengukuhan Forum Anak Kabupaten Gowa (FAHASTA) dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat partisipasi anak dalam pembangunan daerah dan mendukung terwujudnya Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak.


Kepada para pengurus yang baru dikukuhkan, Andy Azis berpesan agar amanah yang diberikan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan komitmen.
"Jadilah pelopor dan pelapor. Jadilah contoh yang baik bagi teman-teman sebaya serta berani menyuarakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan dan perlindungan anak," tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham, mengatakan bahwa Grand Final Pemilihan Duta Anak dan pengukuhan Forum Anak tingkat kecamatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak-anak.


Menurutnya, kehadiran Duta Anak dan Forum Anak diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak di Kabupaten Gowa.
"Kami berharap Duta Anak dan pengurus Forum Anak yang terpilih dapat menjadi pelopor dan pelapor, sekaligus menginspirasi teman-teman sebayanya untuk terus berkarya, berprestasi, dan aktif mendukung terwujudnya Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak," ujarnya.



Melalui kegiatan ini, Pemkab Gowa optimistis dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, peduli terhadap lingkungan sosial, serta mampu menjadi motor penggerak perubahan dalam pembangunan daerah. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi anak sebagai bagian penting dalam mewujudkan masa depan Kabupaten Gowa yang lebih maju, inklusif, dan ramah anak.



Tcm Suaib/Tcm Sdj