Ticker

6/recent/ticker-posts

Dari Saf Subuh Menuju Peradaban, Wali Kota Respati Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Solusi dan Benteng Generasi Muda


TCM SURAKARTA.,- Semangat membangun peradaban dari masjid kembali digaungkan di Masjid Nurul Jannah, Pucangsawit, Jebres, Jumat (19/6/2026). Melalui kegiatan Subuh Sehat Berjamaah, Pemerintah Kota Surakarta bersama masyarakat dan LDII menunjukkan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial.

Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, hadir langsung bersama jajaran Pemerintah Kota untuk melaksanakan salat subuh berjamaah sekaligus berdialog dengan masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah warga pada waktu subuh menjadi simbol kuat bahwa pembangunan kota tidak semata bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter, religius, dan peduli terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Respati menegaskan bahwa masjid harus mampu bertransformasi menjadi pusat solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Menurutnya, masjid harus hadir menjawab kebutuhan warga mulai dari kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembinaan generasi muda.

"Masjid harus menjadi rumah bersama. Tempat lahirnya solusi, tempat tumbuhnya kepedulian sosial, dan tempat ditempanya generasi masa depan yang berintegritas," tegas Respati di hadapan ratusan jamaah.



Perhatian khusus juga diberikan kepada pembinaan generasi muda. Di tengah derasnya arus digital dan berbagai tantangan sosial, Respati menilai masjid memiliki peran strategis dalam membangun karakter remaja. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan program-program yang menarik, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

"Kita ingin masjid menjadi tempat yang dirindukan anak-anak muda. Ketika mereka dekat dengan masjid, mereka akan tumbuh dengan pondasi moral yang kuat, memiliki kepedulian sosial, dan siap menjadi pemimpin masa depan," ujarnya.

Kegiatan Subuh Sehat Berjamaah tidak hanya menghadirkan nuansa spiritual, tetapi juga aksi nyata kepedulian sosial. Sebanyak 300 paket sayuran segar dan susu dibagikan kepada jamaah dan warga RW 14 Pucangsawit sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPD LDII Kota Surakarta, Muhammad Zain, menyatakan bahwa program tersebut sejalan dengan komitmen LDII dalam membangun masyarakat yang religius, sehat, rukun, dan produktif. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan dalam mewujudkan Kota Solo yang maju dan berkarakter.



Melalui gerakan Subuh Sehat Berjamaah, semangat kebersamaan dan gotong royong kembali diperkuat. Dari saf-saf salat yang rapat, lahir persaudaraan. Dari kepedulian sosial, tumbuh ketahanan masyarakat. Dan dari masjid yang makmur, akan lahir generasi unggul yang siap menjaga masa depan bangsa.

Tcm Ghoni/Tcm Raja