Tcm Aceh Utara.,- Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusantara menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi masyarakat di tiga dusun Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, yang hingga kini masih terjebak dalam krisis kemanusiaan pascabencana banjir dan longsor akhir November 2025.
Berbulan-bulan setelah bencana, warga masih hidup tanpa kepastian pemulihan fasilitas dasar. Aliran listrik belum kembali normal, jaringan internet nyaris tidak tersedia, aktivitas masyarakat yang terutama pada malam hari dan harus dijalani dalam kondisi gelap yang serba terbatas.
Kondisi tersebut berdampak serius terhadap kehidupan sosial dan pendidikan. Anak-anak kesulitan belajar akibat minimnya penerangan, sementara kebutuhan dasar rumah tangga warga masih jauh dari kata cukup. Lampu penerangan, genset, serta peralatan makan menjadi kebutuhan mendesak yang hingga kini belum terpenuhi secara optimal.
Wakil Presidium Nasional BEM PTNU se-Nusantara, Rama Fiqri Rahman Amin, menegaskan bahwa masyarakat Desa Leubok Pusaka tidak menuntut kemewahan, melainkan pemenuhan hak dasar sebagai warga negara.
“Masyarakat di tiga dusun Desa Leubok Pusaka masih bertahan dalam keterbatasan pascabencana. Mereka tidak meminta kemewahan, hanya berharap negara dan semua pihak hadir memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” ujar Rama.
Ia menambahkan, bantuan yang masuk sejauh ini belum sebanding dengan kebutuhan riil di lapangan. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kondisi warga.
Atas dasar solidaritas dan kemanusiaan, BEM PTNU se-Nusantara mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga sosial, serta para dermawan untuk turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan membantu warga Desa Leubok Pusaka.
“Setiap bantuan adalah cahaya dan harapan bagi warga yang hingga hari ini masih hidup dalam gelap dan keterbatasan. Kepedulian tidak boleh ditunda,” tegasnya.
BEM PTNU se-Nusantara juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu kemanusiaan ini serta memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran guna meringankan beban masyarakat terdampak.
Tcm Gus/Tcm Ridho