Tcm Bandung.,- Bandung kembali menjadi saksi gelombang konsolidasi besar organisasi saat Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu (PBB), Lambok F. Sihombing, resmi melantik jajaran pengurus DPD PBB Jawa Barat periode 2025–2030, Senin (16/2/2026).
Bertempat di GOR Saparua, pelantikan berlangsung khidmat namun penuh daya ledak semangat. Ratusan kader memadati lokasi, membentangkan komitmen bersama dalam satu seruan tegas: “Satu Rasa, Satu Jiwa, NKRI Harga Mati!”
Momentum ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah penegasan arah, penguatan barisan, dan deklarasi bahwa PBB Jawa Barat siap tampil solid, santun, dan berkelas dalam kiprah sosial kemasyarakatan.
Dalam prosesi resmi, Lambok menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Ketua DPD PBB Jawa Barat terpilih, Sahat Tua Sinambela, menandai dimulainya kepemimpinan baru yang sarat ekspektasi dan tanggung jawab besar.
Dalam pidato yang tajam dan terukur, Sahat menegaskan bahwa kekuatan organisasi bukan terletak pada simbol dan atribut, melainkan pada karakter dan tindakan anggotanya.
“Untuk menjadi ramah, kita harus rendah hati. Tanpa kerendahan hati, tidak akan ada keramahan. Program hanya akan berjalan jika seluruh DPC kompak dan solid,” tegasnya lantang di hadapan kader.
Ia juga menekankan bahwa organisasi adalah rumah besar pemersatu, bukan arena ego sektoral. Dari DPC, PAC hingga ranting, seluruh kader diminta menjaga sikap, menjunjung etika, dan mengedepankan kerja nyata.
“Bukan membesar-besarkan nama organisasi, tetapi berbuat untuk membesarkan organisasi. Kita ingin warga Batak di Jawa Barat dikenal ramah, murah senyum, dan mampu mengayomi sesama,” ujarnya penuh penekanan.
Ketua panitia Makmur Sitorus, didampingi Sekretaris Hotman Sagala dan Bendahara Konner Manurung, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga acara berjalan tertib, sukses, dan penuh kekhidmatan.
Dukungan lintas elemen turut mempertegas pesan persatuan. Hadir perwakilan berbagai tingkatan pengurus PBB, termasuk Kabiro Hukum DPD Sumut Paul J J Tambunan. Organisasi kepemudaan seperti Pemuda Pancasila juga tampak memberikan ucapan selamat dan dukungan moral.
Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan Polri semakin memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas dan persatuan di Jawa Barat.
Pelantikan ini menjadi titik awal babak baru PBB Jawa Barat: lebih solid dalam struktur, lebih santun dalam sikap, dan lebih tajam dalam kontribusi sosial. Dari Saparua, pesan itu menggema PBB hadir bukan untuk gaduh, tetapi untuk menguatkan persatuan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas dan bangsa Indonesia.
Tcm Tim/Tcm Sdj