Ticker

6/recent/ticker-posts

LDII Mimika Guncang Malam Kedua Ramadan! Tausyiah Menggelegar, Seruan Ibadah Berkualitas Menghentak Jiwa




TCM TIMIKA.,- Malam kedua Ramadan 1447 H berubah menjadi momentum penuh getaran spiritual di Masjid Miftahul Huda, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Kota Timika. Ribuan mata tertuju, hati tergetar, saat warga LDII Mimika memadati saf-saf tarawih dalam suasana yang begitu khidmat dan penuh daya ledak keimanan.


Dipimpin langsung oleh dewan penasihat LDII Mimika, Muh Amar, salat tarawih malam itu bukan sekadar rutinitas ibadah. Ia menjelma menjadi panggung kebangkitan spiritual yang keras, tegas, dan menggugah kesadaran.


Usai tarawih, tausyiah yang disampaikan Muh Amar menghantam relung jiwa jamaah. Dengan nada tegas dan pesan yang tajam, ia menyerukan revolusi kualitas ibadah.
“Ramadan adalah kesempatan emas! Jangan hanya bergerak di angka bangun kualitas, kuatkan keikhlasan, dan disiplinkan ibadah wajib maupun sunnah. Ramadan bukan formalitas, ini momentum perubahan!”
Kalimat demi kalimat mengalir berkelas, tertata rapi, namun menggigit. Jamaah terdiam, larut dalam perenungan. Tidak sedikit yang mengangguk mantap, seolah tersentak bahwa Ramadan bukan sekadar datang dan pergi melainkan panggilan untuk naik kelas dalam spiritualitas.



Suasana masjid malam itu terasa berbeda. Bukan hanya ramai, tetapi hidup. Energi kebersamaan menyatu dengan semangat perbaikan diri. Anak muda, orang tua, hingga para sesepuh duduk sejajar, menyimak pesan yang membakar semangat.


LDII Mimika menegaskan, ukuran keberhasilan Ramadan bukan pada panjangnya rakaat atau banyaknya aktivitas seremonial. Yang menentukan adalah kualitas, konsistensi, dan keikhlasan dalam setiap amal.


Malam kedua itu menjadi titik tekan Ramadan 1447 H harus lebih bermakna, lebih kuat, lebih berkelas.
Dan dari Masjid Miftahul Huda, pesan itu menggema keras, tegas, dan tak terbantahkan.


Tcm Muslimin/Tcm Ridho