Tcm Makassar.,- Ancaman narkoba dan degradasi moral generasi muda tak lagi dipandang sebagai isu biasa. Menyikapi situasi tersebut, SENKOM Mitra Polri Sulawesi Selatan mengambil langkah tegas dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Penguatan Karakter Luhur Pelajar, Sabtu (8/2/2026), di Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Baitul Ilmi Makassar.
Kegiatan strategis ini diikuti 60 pelajar dan mahasiswa, sebagai bagian dari upaya sistematis membentengi generasi muda dari bahaya narkoba sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter luhur yang kini kian tergerus arus globalisasi.
Dari unsur SENKOM Mitra Polri Sulsel, hadir sebagai pemateri Drs. H. Haroen PM, Wakil Ketua Provinsi, dan H.M. Rusli, D.M., Sekretaris Provinsi. Keduanya didampingi jajaran Bendahara Provinsi H. Rachmad Fachrudin dan Abd. Razak, S.Or., S.Pd., serta tim humas Jihan Hulwah, S.E. dan Imam Ahmad.
Sosialisasi ini juga diperkuat oleh kolaborasi lintas organisasi. Dari DPW LDII Sulawesi Selatan, materi disampaikan oleh Jawiana Saokani, S.Si., M.Pd., Wakil Ketua DPW LDII Sulsel, didampingi Bendahara Provinsi Asrullah, S.E.. Sementara dari Persinas ASAD Sulsel, hadir Ambo Tang, S.T., Sekretaris Provinsi, bersama Bendahara Toyib, serta dari FORSGI Sulsel, pemaparan disampaikan oleh H. Jubliadi Patangke, S.T., M.M.
Ketua PPPM Baitul Ilmi Makassar, H. Sarwansa, S.E., M.M., Dg. Tayang, bersama Dewan Pembina Kholiluddin Baso, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata organisasi kemasyarakatan terhadap ancaman narkoba yang semakin kompleks dan destruktif.
“Kami ingin pelajar dan mahasiswa tidak hanya tahu bahaya narkoba, tetapi memiliki benteng karakter yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa bela negara,” tegas Sarwansa.
Sementara itu, perwakilan LDII Sulsel menekankan bahwa pembinaan karakter tidak boleh bersifat seremonial, melainkan dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi melalui pendidikan agama, penguatan mental, dan wawasan kebangsaan.
“Generasi berakhlak mulia dan berkarakter kuat adalah benteng utama bangsa dalam menghadapi narkoba dan pengaruh negatif lainnya,” ujarnya.
Dari unsur SENKOM Mitra Polri Sulsel, ditegaskan bahwa sinergi ormas dan aparat keamanan merupakan kunci utama dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
“Pencegahan dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan terdekat. Dari forum seperti ini, kami berharap lahir agen-agen perubahan di kalangan pelajar dan mahasiswa,” tegas pemateri.
Kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme, ditandai dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab kritis. Para peserta diimbau untuk tampil sebagai pelopor hidup sehat, berprestasi, dan berani mengatakan tidak pada narkoba.
Tcm Muslimin/Tcm Sdj