Ticker

6/recent/ticker-posts

Sinergi KKN Unhas–Pemkab Bantaeng Menggema! Ketua YBH-PA Bangkit Bongkar Isu Kekerasan Perempuan dan Anak Lewat Podcast Edukatif



TCM BANTAENG., – Kolaborasi inspiratif antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Gelombang 115 dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng menghadirkan ruang edukasi publik yang kuat dan bermakna.

Bertempat di Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YBH-PA) Bangkit Bantaeng, kegiatan ini dikemas melalui podcast yang mengangkat isu krusial seputar kekerasan terhadap perempuan dan anak, dengan menghadirkan Ketua YBH-PA Bangkit, Putri Fatimah Nurdin, sebagai narasumber utama pada 24 Januari lalu.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan kelompok rentan. Podcast tersebut dirancang untuk menggali lebih dalam alasan, motivasi, serta semangat di balik keterlibatan individu dalam advokasi perempuan dan anak, sekaligus membuka wawasan baru bagi generasi muda tentang pentingnya keberpihakan pada nilai kemanusiaan.


Dipandu oleh Annisa Dewi Mulyasari, mahasiswa KKN Fakultas Hukum Unhas, diskusi berlangsung hangat dan penuh makna. Annisa mengupas peran strategis YBH-PA Bangkit sebagai wadah perjuangan, pendampingan, dan perlindungan bagi perempuan serta anak-anak yang berada dalam situasi rentan di Kabupaten Bantaeng.


Dalam kesempatan tersebut, Putri Fatimah Nurdin menegaskan komitmen kuat YBH-PA Bangkit untuk terus menjadi ruang aman bagi korban. Ia menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak hanya memberikan pendampingan hukum, tetapi juga dukungan psikososial dan proses pemulihan yang berkelanjutan.
“YBH-PA hadir untuk memastikan setiap perempuan dan anak yang menjadi korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta harapan baru untuk bangkit,” tegasnya.


Melalui podcast ini, mahasiswa KKN Fakultas Hukum Unhas tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga menghadirkan gerakan edukatif yang berdampak luas. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus mendorong lahirnya strategi advokasi yang lebih efektif, progresif, dan menginspirasi di masa depan.

Tcm Suarni/Tcm Rifai