TCM TIMIKA – Pesilat binaan PERSINAS ASAD Kabupaten Mimika kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga pencak silat tingkat Kabupaten Mimika. Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Juni 2026 tersebut digelar di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP 2–SP 5, Kota Timika, Papua Tengah.
Sejumlah sekolah mengirimkan perwakilannya dalam seleksi O2SN, di antaranya SD Inpres Koperapoka II, SD Al-Falah YPIC, SD YPMNU, SMP Negeri 5 Mimika, dan SMP Negeri 7 Mimika. Para peserta yang mewakili sekolah tersebut merupakan pesilat yang tergabung dalam PERSINAS ASAD Mimika.
Sebanyak lima pesilat PERSINAS ASAD mengikuti perlombaan pada cabang pencak silat kategori jurus tunggal putra. Hasilnya, para pesilat berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan.
Pada tingkat sekolah dasar, Kaka Sean Asyraf dari SD Inpres Koperapoka II berhasil meraih Juara 1. Sementara itu, Arziki Rofiq Ibrahim dari SD Al-Falah YPIC dan Naufal Saif Firdaus dari SD YPMNU turut tampil dengan baik dalam kompetisi tersebut.
Adapun pada tingkat sekolah menengah pertama, Ismail Syarif dari SMP Negeri 5 Mimika berhasil meraih Juara 2, sedangkan Raditya Achmad Raihan Faiz dari SMP Negeri 7 Mimika sukses memperoleh Juara 3.
Ketua PERSINAS ASAD Mimika, Aji Siswanto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para pesilat yang telah mengharumkan nama sekolah, perguruan, serta Kabupaten Mimika melalui ajang O2SN.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pesilat yang telah berjuang dan meraih prestasi. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh, jaga sikap rendah hati, dan jangan hanya berlatih ketika ada pertandingan. Jadikan latihan sebagai kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan diri,” ujar Aji.
Menurutnya, capaian yang diraih para pesilat tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota PERSINAS ASAD maupun pesilat lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan di bidang pencak silat.
Apresiasi juga disampaikan oleh Budiono, anggota Lembaga Pelatih IPSI Mimika, serta Mulyadi, anggota Biro Pembinaan Prestasi IPSI Mimika yang juga pelatih PERSINAS ASAD. Keduanya menilai prestasi yang diraih para pesilat ASAD merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, dan semangat pantang menyerah.
Mereka berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pesilat-pesilat muda lainnya di Kabupaten Mimika untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga pencak silat.
Prestasi yang diraih para pesilat PERSINAS ASAD Mimika ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia dini yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan generasi pesilat berprestasi dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Tcm Bulan/Tcm Resky


