TCM GOWA.,- Kabupaten Gowa kembali menjadi magnet investasi internasional. Kali ini, Portage Energy, perusahaan energi asal Kanada, menyatakan ketertarikannya menanamkan investasi di sektor waste-to-energy, sebuah teknologi modern yang mampu mengubah sampah menjadi listrik sekaligus menghasilkan nilai ekonomi.
Peluang investasi strategis tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dengan jajaran Portage Energy di kediaman Wakil Bupati, Senin (27/7/2026).
Jika terealisasi, proyek ini diproyeksikan menjadi langkah besar dalam menyelesaikan persoalan sampah sekaligus membuka sumber energi terbarukan, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menegaskan Pemerintah Kabupaten Gowa memberikan dukungan penuh terhadap rencana investasi tersebut. Menurutnya, pemerintah siap memfasilitasi seluruh kebutuhan yang menjadi kewenangan daerah, mulai dari proses perizinan, penyediaan lokasi, hingga berbagai persiapan teknis lainnya.
"Pemerintah Kabupaten Gowa mengucapkan terima kasih atas kunjungan Portage Energy terkait keinginan membangun pengolahan sampah modern yang output-nya menjadi energi terbarukan dan karbon. Kami siap mendukung penuh seluruh kebutuhan investasi ini," tegas Darmawangsyah.
Ia menambahkan, setiap investasi yang masuk ke Kabupaten Gowa harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta sejalan dengan arah pembangunan daerah.
"Pemerintah Kabupaten Gowa membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya visi Gowa Maju," ujarnya.
Kunjungan Portage Energy sendiri merupakan bagian dari penjajakan awal pengembangan infrastruktur energi berkelanjutan di Kabupaten Gowa. Dalam surat resminya, perusahaan asal Kanada tersebut menyampaikan rencana survei lokasi potensial sekaligus pembahasan solusi energi terbarukan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Chief Commercial Officer Portage Energy, Stephen Akpakwu, mengungkapkan bahwa Gowa memiliki peluang besar untuk mengembangkan teknologi waste-to-energy yang mampu menyelesaikan dua persoalan sekaligus, yakni mengurangi volume sampah dan menghasilkan listrik ramah lingkungan.
"Kami melihat peluang besar di Gowa untuk memanfaatkan sampah menjadi energi listrik. Ini bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru," kata Stephen.
Tak hanya menghasilkan energi bersih, proyek tersebut juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru melalui pendekatan berbasis komunitas sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Portage Energy bahkan menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan pengalaman dan teknologi yang dimiliki dengan prioritas pembangunan ekonomi serta pelestarian lingkungan Kabupaten Gowa dalam jangka panjang.
Dengan masuknya investor global di sektor energi hijau, Kabupaten Gowa dinilai semakin menunjukkan daya tarik sebagai daerah tujuan investasi yang menjanjikan. Apabila proyek ini terealisasi, Gowa berpotensi menjadi salah satu pelopor pengolahan sampah modern berbasis waste-to-energy di Indonesia, mengubah persoalan sampah menjadi sumber listrik, lapangan kerja, dan penggerak ekonomi baru bagi masyarakat.
Tcm Rani/Tcm Sdj