Tcm Surakarta.,- Senkom Mitra Polri Solo Bagian Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Harkamtib sebagai langkah strategis meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan anggota dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Raudhatul Jannah, Pucangsawit, Surakarta, pada Selasa (21/7/2026) malam tersebut menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan kompetensi anggota di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtib), sekaligus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, tanggung jawab, serta semangat pengabdian sebagai jati diri organisasi.
Dalam sesi pembinaan, Abdul Aziz, S.Kom., M.Cs., menegaskan bahwa setiap keputusan organisasi yang dihasilkan melalui musyawarah merupakan amanah bersama yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan diniatkan sebagai ibadah kepada Allah SWT.
Menurutnya, kehadiran anggota dalam setiap agenda organisasi tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen terhadap hasil musyawarah sekaligus upaya meningkatkan kapasitas diri, mempererat ukhuwah, dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
"Ketika setiap aktivitas diniatkan karena Allah SWT, maka seluruh pengabdian yang dilakukan akan bernilai ibadah. Dari niat yang lurus itulah lahir semangat untuk terus memberi manfaat kepada sesama," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjaga kekompakan, saling menguatkan, serta istiqamah mengikuti setiap proses pembinaan guna membangun organisasi yang solid, adaptif, dan semakin dipercaya masyarakat.
Disiplin sebagai Fondasi Profesionalisme
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, Margono Dwinanto, menekankan bahwa disiplin merupakan karakter utama yang harus dimiliki setiap anggota dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, budaya disiplin harus dimulai dari hal-hal mendasar, seperti ketepatan waktu, penggunaan seragam sesuai ketentuan, serta menjaga kerapian penampilan sebagai representasi organisasi.
"Profesionalisme dimulai dari disiplin. Ketepatan waktu, kerapian seragam, serta kesiapan perlengkapan menjadi cerminan kualitas personel dan akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Senkom," tegas Margono.
Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap kegiatan pengamanan dan pengawalan. Salah satunya melalui pola penempatan minimal tiga personel pada posisi depan, tengah, dan belakang agar koordinasi melalui handy talky (HT) berjalan efektif sehingga setiap dinamika di lapangan dapat direspons secara cepat, tepat, dan terukur.
Perkuat Tiga Bidang Pengabdian
Diklat Harkamtib ini sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Senkom Mitra Polri dalam menjalankan tiga bidang pengabdian utama, yaitu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Kebencanaan, dan Bela Negara.
Ketiga bidang tersebut menjadi landasan bagi seluruh anggota untuk terus hadir membantu masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Semangat melayani masyarakat juga diperkuat dengan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim:
"Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya." (HR. Muslim)
Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa setiap bentuk pelayanan kepada masyarakat merupakan amal kebajikan yang bernilai ibadah apabila dilandasi keikhlasan dan tanggung jawab.
Melalui Diklat Harkamtib ini, Senkom Mitra Polri Solo Bagian Selatan berharap seluruh personel semakin memiliki kompetensi, kedisiplinan, serta kesiapan fisik, mental, dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, organisasi optimistis dapat terus menghadirkan personel yang profesional, humanis, dan responsif sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta ketangguhan masyarakat.
Tcm Ghoni/Tcm Ridho