Ticker

6/recent/ticker-posts

TP PKK Bantaeng Tancap Gas! Ketua Kabupaten Lantik 16 Ketua Kecamatan–Kelurahan, Perempuan Digaris depan Pembangunan




TCM BANTAENG., - Gerakan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Bantaeng memasuki babak baru. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, secara resmi melantik 16 Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Bantaeng, Selasa (27/1/2025), di Gedung Balai Kartini Bantaeng.


Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi penanda konsolidasi besar-besaran organisasi PKK hingga akar rumput, sekaligus penegasan bahwa perempuan ditempatkan di garis depan pembangunan keluarga, sosial, dan ekonomi daerah.


Acara pelantikan disaksikan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng sekaligus Staf Ahli TP PKK, Hj. Rahma Arsyad, bersama jajaran pengurus PKK kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Bantaeng.


Dalam sambutannya yang tegas dan bernada penekanan, Ny. Gunya Paramasukhaputri mengingatkan bahwa jabatan Ketua TP PKK bukan simbol kehormatan, melainkan amanah kerja yang menuntut dedikasi, integritas, dan keberpihakan nyata kepada masyarakat.
“Kepercayaan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan wajib peka terhadap persoalan di wilayahnya dan berani menyampaikan kendala yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi bersama,” tegasnya.


Ia menekankan pentingnya sinergi tanpa sekat antara TP PKK dengan camat, lurah, serta seluruh perangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan 10 Program Pokok PKK hanya dapat dicapai apabila seluruh kader, hingga tingkat dasawisma, bergerak dalam satu komando dan satu visi pengabdian.


Tak lupa, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus TP PKK periode sebelumnya atas kontribusi dan kerja nyata dalam menguatkan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah.


Adapun 16 Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan yang resmi dilantik, yakni:
Nining Gassing (Uluere), Nurjannah (Pa’jukukang), Sukmawati (Tompobulu), Dahlianti (Bonto Sunggu), Nani Rohani (Bonto Atu), Nursiah (Bonto Langkasa), Hj. Nursamsi (Bonto Rota), Samsina (Bonto Jaya), Isnawati (Tappanjeng), Sarsina (Karatuang), Hariyani (Pallantikang), Rosdiana (Letta), Irawati (Mallilingi), Irmawati (Lamalaka), Andriyani (Lembang Gantarangkeke), dan Harmiati (Banyorang).


Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Pertemuan Pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan agenda strategis peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi. Program ini menjadi sinyal kuat bahwa TP PKK Bantaeng tidak hanya fokus pada urusan domestik, tetapi juga aktif mendorong perempuan tampil sebagai aktor perubahan dalam pembangunan daerah.


Dengan pelantikan ini, TP PKK Bantaeng menegaskan posisinya sebagai motor penggerak pemberdayaan keluarga dan perempuan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.


Tcm Sdj/Tcm Rifai